Kabargolkar.col - Ketika partai politik lain sudah mulai mengambil sikap dalam menentukan siapakah Capres dan Cawapres yang akan diusung oleh partainya. Ketua Dewan Pembina Partai Gokar, Aburizal Bakrie atau Ical, meminta partainya untuk tidak terburu-buru dalam menentukan Capres dan Cawapres yang akan diusung. Menurutnya masih ada waktu enam bulan untuk memikirkan secara matang, ditambah politik yang bersifat dinamis. Sehingga bisa berubah setiap saat.
"Belum ada yg pasti dalam suatu Pemilu. Kita tau pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden baru sah setelah ditandatangani dan memakai kop surat KPU itu tanggal 25 November 2023, masih enam bulan lagi. Jadi kalau kita buru buru, tentu kecepetan," ujar Aburizal, dikutip melalui detik.com, pada Sabtu, (10/6/2023).
Aburizal beranggapan bahwa saat ini partainya masih melihat perkembangan politik yang bersifat dinamis. Sebagai partai politik yang sudah berusia 58 tahun, tentu Partai Golkar memiliki pengalaman yang matang dalam kontestasi politik dalam negeri ini. Sehingga wajar bila Partai Golkar tak grusa-grusu dalam memilih Capres-Cawapres.
"Saya kira semuanya akan melihat nanti bagaimana perkembangannya. Saya cuma mengatakan bahwa tidak harus buru-buru, ngapain buru-buru?" katanya.