Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Pengalaman Kelola Perekonomian Nasional, Airlangga Capres Pilihan 2024
  Irman   26 Juni 2023
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Instagram @airlanggahartarto_official)

Kabargolkar.com - Pesta demokrasi Indonesia semakin panas. Setidaknya sudah ada empat tokoh bakal calon presiden (Capres) yang diusung oleh partai politik secara resmi, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Airlangga Hartarto.

Hal ini menjadi daya tarik Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) untuk meneliti, sejauh mana reaksi dan preferensi masyarakat terhadap tokoh bakal capres, dan parpol yang akan jadi pilihan.

JJI pun melakukan jajak pendapat tentang keinginan masyarakat terkait sosok presiden di masa mendatang. Jejak pendapat ini bertemakan “Potret Suara Masyarakat Jelang Pemilu 2024".

Dari hasil penelitian ini didapati bahwa jumlah responden yang pernah memberikan hak pilih pada Pemilu lalu sebanyak 60,7 persen. Sedangkan yang baru akan memberikan hak pilihnya pada Pemilu 2024 sebanyak 39,3 persen.

Koordinator JJI Agusta Irawan mengatakan, Pilpres 2024 menjadi magnet bagi masyarakat untuk mengukur preferensi pilihan politik.

"Dalam penelitian ini yang jadi objek penelitian hanya pada tokoh bakal Capres yang sangat mungkin maju ada pilpres 2024 yaitu Airlangga Hartarto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto serta parpol yang ada di DPR saat ini," kata Agusta, dalam keterangannya, Minggu (25/6).

Dalam penelitian ini didapati bahwa mayoritas responden atau 90,8 persen menginginkan sosok Capres dan Cawapres yang mampu menerapkan kebijakan pro stabiliti pro jobs, pro environment.

 "91,7 persen presiden yang mampu dan punya pengalaman dalam mengelola perekonomian nasional, sehingga berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat 80,9 persen," ujarnya.

Kemudian masyarakat menginginkan presiden berani dan punya nyali. Tidak mudah ditekan oleh para pemilik modal atau negara asing yang sering merugikan masyarakat.

"89,8 persen masyarakat menginginkan presiden yang tidak pro terhadap tenaga kerja asing yang un-skill seperti masuknya TKA China di sektor pertambangan dan lain-lain," ucapnya.

Sedangkan jika melihat elektabilitas Capres dari hasil penelitian JJI menunjukkan, jika Pilpres digelar hari ini elektoral Menko Perekonomian Airlangga paling tinggi.

"Sebanyak 34,8 persen memilih Airlangga Hartarto, sebanyak 29,2 persen Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan sebanyak 18,7 persen memilih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan sebanyak 7,8 persen memilih mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, selebihnya, 9,5 persen belum menentukan pilihan," papar Agusta.

Sementara untuk tokoh calon wakil presiden (Cawapres) yang paling diinginkan yakni Ketua DPR Puan Maharani sebanyak 20,2 persen.

 "Lalu Iriana Jokowi 16,3 persen, Sandiaga Uno 10,1 persen, Gatot Nurmantyo 8,8 persen, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa 8,2, persen," papar dia.

Adapun survei JJI dilakukan mulai 8-21 Juni 2023. Jumlah sampel sebanyak 2.280 warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih saat Pemilu 2024 yang tersebar di 488 kabupaten/kota secara proposional sesuai besaran komposisi daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

Sehingga hasil survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan batas margin of error kurang lebih 2,05 persen. (rm.id)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.