Kabargolkar.com – Memasuki tahun politik yang sudah di depan mata, hingga saat ini Partai Golkar masih belum menentukan sikap politiknya. Digadang-gadang Partai Golkar akan menentukan sikap politiknya pada bulan Agustus mendatang. Diketahui, hasil Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar pada 2019, disepakati bahwa Partai Golkar akan mengusung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, untuk menjadi Calon Presiden (Capres).
Karena belum menentukan sikap politiknya, anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Ridwan Hisjam, membuka opsi meminta agar hasil Munas Partai Golkar segera di evaluasi untuk kontestasi politik di tahun 2024.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin, membantah adanya Munas Luar Biasa (Munaslub) untuk mengevaluasi pencapresan terhadap Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Politisi Partai Golkar ini menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan mengenai hal tersebut.
“Iya dong, tidak ada berbicara soal itu sama sekali.” Terang Nurul Arifin yang dikutip melalui detik.com pada Selasa (11/7/23).
Nurul mengatakan bahwa rekomendasi dari Dewan Pakar akan menjadi masukan bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Itu jadi bahan masukan saja. Kami belum membahas. Itu menjadi bahan masukan saja.” Katanya.