Kabargolkar.com - Ketua DPP Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, menepis kemungkinan Dewan Pakar Golkar menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dalam rangka mengevaluasi Airlangga Hartarto sebagai ketua umum partai itu, sekaligus bakal calon presiden.
"Tidak ada agenda atau kesempatan untuk melakukan Munaslub," demikian keterangan pada Senin (10/7/24).
Dave pun menegaskan kesetiaan dan kesolidan seluruh elemen Partai Golkar kepada Airlangga Hartarto.
"Seluruh elemen Golkar tetap solid setia kepada ketum Golkar," kata putra dari Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono itu.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengaku tidak mengetahui adanya rapat internal di kediaman Ketua Dewan Pakar, Agung Laksono, Minggu malam, dalam rangka memberikan sejumlah rekomendasi menjelang Pemilu 2024.
"Mereka (Dewan Pakar) punya mekanisme sendiri. Saya enggak tahu ada rapat. Kan enggak pernah dikasih tahu juga kalau mereka rapat," kata Doli.
Menurut dia, Dewan Pakar Partai Golkar hanya memiliki kewenangan untuk memberikan rekomendasi.
"Nah, yang berhak mengevaluasi itu, ya, forum setingkat yang sama. Dewan atau dewan pakar itu tidak punya kewenangan untuk melakukan evaluasi kebijakan itu," tambah Doli.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, pun membantah ada agenda dewan pakar hingga Munaslub untuk mendongkel dirinya dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar.
"Enggak ada, (rapat dewan pakar) agendanya bukan itu. Enggak ada itu (munaslub untuk pergantian ketum)," kata Airlangga pada Senin (10/7/23).
Airlangga mengatakan Munaslub bukan mekanisme di Partai Golkar. Menurutnya, pergantian ketua umum hanya dilakukan di musyawarah nasional yang digelar berkala.
"Forum tertinggi rakernas, rapim, munas," ucap Airlangga.
Airlangga juga berkomentar soal isu Munaslub untuk mencopotnya dari status calon presiden Partai Golkar. Dia berkata penentuan Capres masih menunggu dinamika di koalisi.
"KIB tunggu dulu, sabar, sabar menanti," ucap Airlangga.