Kabargolkar.com - Posisi Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, cukup seksi dalam kontestasi politik menuju pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Direktur CPI LSI Denny JA, Hanggoro Doso Pamungkas, memaparkan setidaknya ada tiga kartu AS yang dipegang Airlangga pada pemilihan presiden dan wakil presiden tahun depan.
Tiga kartu AS tersebut adalah, pertama, posisi Airlangga sebagai ketua umum partai politik terbesar nomor dua di Indonesia, yakni Golkar. Kedua, kompetensi mumpuni di bidang ekonomi. Ketiga, memiliki akses pada sumber dana.
Hanggoro memaparkan, posisi Calon Presiden (Capres) itu soal elektabilitas calon. Sementara soal Calon Wakil Presiden (Cawapres), itu adalah soal kesepakatan elite partai.
"Airlangga harus memainkan tiga kartu AS itu untuk melobi," kata Hanggoro, Senin (31/7).
Dari dua kandidat Capres saat ini, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, Airlangga cukup mumpuni untuk mengisi posisi Cawapres kedua tokoh tersebut.
Airlangga, kata dia, memiliki nilai lebih untuk menjadi Cawapres. Sebab di samping ia memiliki kompetensi isu ekonomi, Airlangga juga ketum partai dan memiliki akses ke sumber dana.