Kabargolkar.com - Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, merespons pernyataan politikus senior Golkar Jusuf Kalla yang menyebut partainya harus mandiri dan jangan bergantung pada koalisi atau penguasa.
Airlangga mengatakan bahwa kerja sama politik sangat diperlukan.
"Kerja sama selalu diperlukan," kata Airlangga usai rapat intern di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (31/7/2023).
Apalagi kata Airlangga, partainya butuh koalisi bila ingin maju di pemilihan presiden 2024 mendatang.
Untuk diketahui pada Pemilu 2019 lalu perolehan suara Partai Golkar hanya 17,23 juta suara atau 12,31 persen dari suara sah nasional.
Golkar harus menjalin koalisi agar bisa memenuhi ambang batas atau threshold untuk bisa mengusung Capres dan Cawapres sendiri pada Pilpres 2024 mendatang.
"Karena Golkar butuh kerja sama partai untuk maju dalam pemilihan presiden," katanya.
Sebelumnya Partai Golkar dinilai telat untuk menentukan arah dan sikap koalisi menghadapi Pilpres 2024.
Sebelumnya, Jusuf Kalla menilai Golkar saat ini sangat bergantung penguasa dalam menentukan sikap politik, termasuk arah koalisi.
Menurutnya hal itu akan mengganggu kemandirian partai.
"Sel demokratis berbahaya kalau begini terus, partai sendiri tidak mandiri," ucapnya.
"Apabila partai diganggu lagi makin kacau politik ini," tandasnya.