Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Diskriminasi Masih di Rasakan Masyarakat Papua, Soedeson Tandra: Tanamkan Nilai Bhenika Tunggal Ika!
  NINDY   05 September 2023
Foto diambil melalui captue akun Instagram @seodesontandra.id pada Selasa (5/9/23)

Kabargolkar.com – Hingga saat ini masyarakat Papua masih menjadi korban rasisme dan diskriminasi dari orang-orang sekitar. Begitu banyak permasalahan yang terjadi di Bumi Cindrawasih yang sampai saat ini  masih belum terselesaikan.

Tindakan rasisme sering terjadi karena munculnya stereotip dari masyarakat non-Papua yang berpandangan bahwa orang-orang Papua merupakan orang-orang terbelakang dari segala aspek. Politisi Partai Golkar, Soedeson Tandra, berpandangan bahwa kasus diskriminasi dan rasis yang terjadi di tanah Papua bukanlah kasus sederhana, sehingga memerlukan tindakan untuk menghapuskan diskriminasi dan menyamaratakan hak asasi manusia yang dimiliki masyarakat Papua dengan masyarakat Indonesia lainnya.

“Kita tidak bisa menolak fakta bahwa masih ada diskriminasi khususnya untuk sodara-sodara kami di Papua. Situasi yang menyebabkan diskriminasi itu harus di hapus, karena konstitusi kita sudah menjamin untuk melarang diskriminasi.” terang Soedeson Tandra yang dikutip melaui postingan Instagram pribadinya @soedesontandra.id pada Selasa (5/9/23).

Bacaleg DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Provinsi Papua Tengah ini menuturkan bahwa tindakan diskriminasi dan rasisme harus di hapuskan, sebab rakyat Papua memiliki hak yang sama dengan masyarakat Indonesia pada umumnya. Fakta memperlihatkan bahwa tanah Papua sangat kaya dengan sumber daya alamnya, sudah selayaknya masyarakat Papua merasakan kemajuan teknologi dan ekonomi dari sumber daya alam yang dimiliki.

“Setelah kita merdeka, kita sudah berjanji satu tanah air, sehingga diskriminasi di Tanah Papua harus dihapuskan selama-lamanya. Harus ada persamaan hak  antara masyarakat Papua dengan seluruh masyarakat di Indonesia,” sambung Soedeson Tandra.

Soedeson Tandra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum MKGR ini beranggapan bahwa rasisme dapat muncul karena kurangnya rasa menghargai adanya perbedaan serta kurangnya pemahaman makna Bhenika Tunggal Ika yang tidak diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, maka hal itulah yang menyebabkan terjadinya diskriminasi di Papua.

“Dengan kata lain bahwa masyarakat Papua diberi kesempatan sebesar-besarnya ikut di dalam pemerintahan, mendapatkan pendidikan, kesehatan dan masa depan yang cerah, secara aman dan tentram.” katanya.

Soedeson Tandra sebagai Bacaleg DPR RI Provinsi Papua Tengah, yang memiliki slogan ‘Bersama Torang Bisa!’ ini berharap mampu meningkatkan pelayanan dari segala aspek untuk menciptakan masyarakat Papua yang sejahtera dan juga memenuhi hak-hak mereka sebagai warga negara Indonesia yang utuh untuk memaksimalkan upaya mengurangi konflik diskriminasi yang dirasakan masyarakat Papua. (dy)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.