“Karena ini kan IT Del, jadi kaitan dengan digitalisasi, Indonesia butuh 9 juta talent digital. Berarti setiap tahun dalam 15 tahun ini butuh tidak kurang dari 500 ribu.
Menurut Airlangga, kalau lulusan IT Del ada 400, maka ke depan ini harus diperbanyak dengan Del Del lagi di daerah lain.
"Karena, jangan sampai kemampuan dan kebutuhan digital itu nanti diisi dari Bangalore atau dari Filipina. Jadi, ini kita harus mengembangkan ekonomi, tapi juga untuk SDM dari Indonesia,” ujarnya.
Tampak hadir pula, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, Staf Khusus Kemenko Perekonomian Reza Yamora Siregar, beserta civitas akademika Institut Teknologi Del dan jajaran pengurus Yayasan Del. (SUARAKARYA.ID)