Kabargolkar.com - DPP Partai Golkar tak menjamin mengusung kader maju calon bupati di pilkada serentak 2024 apabila tidak ikut berkeringat memenangkan beringin rindang di Pemilu 2024.
Wakil Ketua Umum DPP Golkar bidang pemenangan Pemilu Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan, semua kader diwajibkan fokus memenangkan pertarungan Pileg 2024.
Setelah kontestasi Pemilu, baru fokus menggarap Pilkada serentak.
Doli menegaskan bahwa kader akan diutus maju Pilkada jika bisa memenangkan pemilu di wilayahnya masing-masing.
Sebab, basis pencalonan yang diambil berdasarkan hasil pemilu 2024.
"Calon kepala daerah itu akan lebih mudah mencalonkan diri kalau di daerahnya partai Golkar menang, kursinya cukup. Minimal syarat 20 persen pencalonan," kata Doli Kurnia di Makassar, Senin (17/10/2023).
Doli memberi catatan kepada para bakal calon Pilkada agar wajib membantu Golkar secara maksimal.
"Jika Golkar menang, kita tidak punya pilihan lain selain pimpinan partai, di situ kalau dia bersedia menjadi kepala daerah," tegasnya.
Terkait petahana yang tak lagi maccaleg, DPP Golkar tak menjamin akan diusung mencalonkan di Pilkada.
Pemilu 2024 jadi tantangan partai Golkar untuk mengulang dominasi di Sulsel.
Sejauh ini separuh dari 13 petahana partai berlambang pohon beringin itu tidak lagi maju jadi calon legislatif.
Tujuh di antaranya yang tak lagi maju di pertarungan perebutan kursi DPRD Sulsel.
Beberapa di antaranya fokus lantaran berkeinginan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Seperti Andi Ina Kartika Sari dari Dapil Sulsel VI Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare.
Ketua DPRD Sulsel ini kini membidik kursi Bupati Barru pada Pilkada serentak 2024.
Lalu, Suwardi Haseng dari Dapil Sulsel VIII meliputi Kabupaten Soppeng dan Wajo.
Pengusaha minyak SPBU itu ingin maju calon Bupati Soppeng di Pilkada serentak 2024.
Kemudian, John Rende Mangontan dari Dapil Sulsel X yang menghimpun Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
John Rende Mangontan berencana maju calon Bupati Tana Toraja.
Kendati demikian, John Rende mendorong istrinya, Tikurara Bumbungan maju di Pileg 2024.
Andi Debbie Purnama Rusdin dari Dapil Sulsel 1 atau Makassar A, ogah lagi maju bertarung.
Petahana lainnya, Ince Langke sudah meninggal dunia.
Ince Langke sebelumnya terpilih anggota DPRD Sulsel dari Dapil Sulsel IV yang meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.
Pada Rabu (17/3/2021), Ince Langke resmi digantikan oleh M Arfandy Idris.
Dua petahana di Dapil XI Sulsel (Palopo, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur) kompak tak maju lagi.
Yakni, Taqwa Muller dan Andi Hatta Marakarma.
Taqwa Muller pilih turun kelas bertarung di DPRD Kabupaten Luwu Timur.
Sementara, Andi Hatta Marakarma memutuskan menjadi calon senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Sulsel. (tribunnews.com)