Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (kabargolkar)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo menginginkan Komisi X DPR untuk memanggil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk membahas program dan kurikulum Pendidikan Moral Pancasila yang baku agar ada kepastian, sehingga mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) yang dulunya merupakan mata pelajaran wajib kemudian ditiadakan dan saat ini akan dikembalikan lagi.
Bambang Soesatyo yang biasa dipanggil Bamsoet mengungkapkan hal ini karena adanya rencana Kemendikbud yang akan mengembalikan mata pelajaran PMP. dengan tujuan untuk menguatkan nilai Pancasila.
Bambang Soesatyo juga mengingatkanKemendikbud untuk melakukan inovasi metode cara penyampaian pelajaran PMP sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini, seperti dengan menggunakan metode interaktif, sehingga mata pelajaran PMP tidak dihafal saja tetapi dipahami secara mendalam guna diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan PMP, para siswa tetap memiliki rasa cinta tanah air dan tidak menghilangkan jati diri sebagai warga negara Indonesia," ujar Bambang Soesatyo.