Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar Dorong Pelestarian Budaya Dayak
  Kabar Golkar   07 Desember 2018
[caption id="attachment_16587" align="aligncenter" width="600"] ilustrasi (tripadvisor.co.id)[/caption] kabargolkar.com, PALANGKA RAYA - Budaya Dayak harus dilestarikan agar tidak punah. Ada banyak cara untuk melestarikan budaya daerah. Salah satunya adalah dengan mengenalkan kepada pemuda pemudi Dayak dan promosi ke masyarakat luas. “Ada banyak cara untuk mengenalkan budaya daerah kepada kaum muda. Jangan sampai generasi muda tidak tahu dengan kebudayaan daerah masing-masing. Makanya mulai dini, hendaknya kita sudah menanamkan rasa untuk mencintai budaya sendiri dari pada budaya luar,” ujar Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Surileli N Ladung, baru-baru ini. Politisi asal Golkar ini mengungkapkan, ada banyak daerah lain yang memiliki ragam kebudayaan dan melestarikan kebudayaan yang dimiliki. Ia berharap, di Kota Palangka Raya juga begitu. Artinya, pemerintah dan masyarakat lokal harus bekerja sama untuk melestarikan kebudayaan daerah yang dimiliki. Dengan begitu, sambung dia, maka kebudayaan yang dimiliki akan bertahan sepanjang zaman. “Kalau dari semua unsur peduli akan kelestarian budaya daerahnya, saya yakin budaya yang kita miliki, akan turun temurun dinikmati anak cucu kita nanti,” tegasnya. Menurutnya, salah satu budaya yang unik di Palangka Raya dan harus dilestarikan adalah, ritual pesta tiwah. Ia berharap, kebudayaan ini, bisa dilestarikan. Karena akan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan. Bahkan, perekonomian di Kota Palangka Raya pasti akan meningkat dari sebelumnya. Ia mengapresiasi  kegiatan upacara pesta tiwah masal yang digelar di Kota Palangka Raya, baru-baru ini. Ia mengatakan, hal itu merupakan salah satu tradisi dan budaya yang patut dilestarikan karena merupakan aset budaya. “Ritual ini sudah turun temurun dari jaman nenek moyang sampai sekarang. Harusnya budaya daerah ini dilestarikan,” tegasnya, kemarin. Tiwah, ujar dia, kini sudah mulai jarang digelar di Kota Palangka Raya ataupun daerah lain. Maka, peran pemerintah harus difungsikan. Dengan ikut melestarikan, dan mempromosikan tiwah ini.  Agar menjadi  budaya yang memiliki daya tarik bagi wisatawan. (kaltengpos)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.