Sementara itu, Sampoerna secara konsisten membina dan mendampingi pelaku UMKM agar semakin naik kelas, bahkan merambah ke pasar global. Melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia”, Sampoerna memiliki dua program unggulan untuk pemberdayaan UMKM, yaitu Sampoerna Retail Community (SRC) bagi toko kelontong dan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), yang telah membina lebih dari 320.000 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia.
“Ke depan, saya minta untuk bisa kerja sama dengan Kartu Prakerja. Prakerja dalam tiga tahun sudah 18 juta alumni yang diberikan pelatihan. Ini tadi menurut datanya ada 250 ribu dari SRC dan 70 ribu dari SETC, bagi Pemerintah itu terlalu kecil (yang dilatih), harus bisa naik ke ratusan ribu, supaya entrepreneur kita juga bisa ratusan ribu. Bisa dimulai dengan paket online dulu, baru nanti masuk offline-nya,” pungkas Menko Airlangga.
Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu di antaranya Menteri Koperasi dan UKM, Sekretaris Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian, Ketua Umum KADIN Indonesia, Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Presiden Direktur JETRO Indonesia, dan perwakilan Kedutaan Besar negara-negara sahabat.