Bamsoet Beri Ajakan Sambut Pilkada Dengan Sukacita dan Mengamalkan Persatuan Indonesia
Oleh Suryo · · Kabar Nasional
Menurutnya, kekhawatiran ini bukan tanpa alasan. Pada 2018, Lembaga Survei Indonesia atau LSI mencatat dalam kurun waktu 13 tahun, masyarakat yang menyatakan pro terhadap Pancasila telah mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 85,2 persen pada tahun 2005 menjadi 75,3 persen pada tahun 2018.
Tak hanya itu, Bamsoet memaparkan, dari survei Komunitas Pancasila Muda pada 2020, diketahui bahwa hanya 61 persen responden yang merasa yakin dan setuju bahwa nilai-nilai Pancasila sangat penting dan relevan dengan kehidupan mereka. Sementara 19,5 persen di antaranya menganggap Pancasila hanya sekedar istilah yang tidak benar-benar dipahami maknanya.
"Berbagai temuan hasil survei di atas mengisyaratkan pesan penting bagi kita untuk mereview kembali cara kita memaknai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Menurutnya, seluruh elemen bangsa perlu membangun paradigma baru untuk membumikan nilai-nilai Pancasila dalam segala aspek dan dimensinya. Eksistensi Pancasila harus dapat dirasakan kehadirannya dalam setiap ruang dan relung publik diimplementasikan secara nyata, dan diaktualisasikan dalam berbagai realitas sosial, politik, dan ekonomi.
Tag: Bamsoet, golkar, ketuamprri