Gubernur Lemhanas RI: Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Penting untuk Perkokoh Indonesia Jadi Negara Maju
JAKARTA - Gubernur Lemhanas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily menegaskan, Program
Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) penting guna memperkokoh bangsa Indonesia menjadi negara kuat untuk meraih cita-cita bangsa dan Indonesia Emas 2045.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur Lemhanas RI saat membuka Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 214 Kolaboratif antara Lemhanas RI dengan PT Bharata Satya Sejahtera (BSS) dan Asosiasi Logistik & Logistik Indonesia (ALFI) di Oasis Amir Hotel, Jalan Senen Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025).
"Kenapa kita perlu memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, terutama konsensus bangsa, Pancasila, UUD 45, NKRI, dan sesanti Bhineka Tunggal Ika. Sebab empat konsensus kebangsaan itu lah yang merekatkan atau menyatukan bangsa Indonesia. Menjadi fondasi utama bagi kuatnya bangsa INdonesia. Kita bersyukur, sebagai bangsa besar, kita disatukan oleh empat nilai-nilai konsensus kebangsaan," kata Gubernur Lemhanas RI.
Tubagus Ace Hasan Syadzily menyatakan, DPR RI, empat konsensus kebangsaan itu disebut sebagai empat pilar. Dengan pilar yang kokoh, bangsa ini pun akan kokoh. Sebaliknya, jika pilar atau fondasi tidak kuat sebagai sebuah bangsa, jangan harap bangsa ini akan kuat sebagaimana dicita-citakan Indonesia Emas 2045.
Karena itu, ujar Kang Ace, sapaan akrabnya, upaya memantapkan nilai-nilai kebangsaan harus terus dilakukan. Sebagai sebuah nilai, kadang bisa berubah, naik, turun, mantap, dan lemah yang disebabkan oleh dinamika kehidupan.
"Hari ini, kita mendengar hastag, "kabur aja dulu" yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). Menurut kami, hastag itu mengandung makna kita tidak sanggup, pasrah. Kenapa dengan bangsa kita sehingga harus kabur? Seharusnya, apa pun yang terjadi dengan bangsa kita, kita harus pertahankan," ujar Kang Ace.
Geopolitik global saat ini, tutur Gubernur Lemhanas RI, sedang tidak baik-baik-baik saja. Kondisi tersebut mengharuskan Indonesia untuk semakin memperkokoh nilai-nilai kebangsaan.
Situasi global itu, tuturnya, akan mempengaruhi berbagai sendi kehidupan di Indonesia, Baik, ekonomi, politik, sosial, pertahanan, keamanan, dan bahkan bisa berpengaruh terhadap nilai-nilai kebangsaan.
"Saya ingin melalui kegiatan PPNK ini, kita terus memperkokoh sikap patriotik sebagai warga negara. Apa pun profesi saudara-saudara, kita fokuskan untuk bagaimana bangsa ini menjadi bangsa yang kuat," tutur Wakil Ketua DPP Partai Golkar dan Ketua DPD Partai Golkar Jabar ini.
Kang Ace mengatakan, situasi geopolitik dunia harus dicermati secara seksama. Perang Rusia-Ukraina dan kebijakan Presiden Donald Trump memicu dinamika konflik yang tidak hanya akan mempengaruhi kepentingan Amerika tapi juga geopolitik dunia.
Menurut Kang Ace, pernyataan Donald Trump tentang Greenland, Kanada, dan Terusan Panama berpengaruh terhadap eskalasi geopolitik global yang akan semakin memanas.
Trump menyatakan akan memindahkan rakyat Gaza, Palestina entah ke mana. Trump juga berupaya menekan negara-negara di sekitar Palestina, seperti Yordania dan Arab Saudi untuk sama-sama menekan Mesir, langsung ataupun tidak langsung akan mempengaruhi situasi global. Terutama terkait logistik, rantai pasok global akan terganggu.
"Apa yang diproyeksikan akan terjadi perang dagang, berpotensi menimbulkan persaingan antarnegara yang bisa menggangggu masing-masing kedaulatan negara," ucap Kang Ace.