Jawara Golkar di Pilkada 2024 Resmi Dilantik, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma Pimpin NTT
Jakarta – Partai Golkar kembali menunjukkan dominasinya dalam perhelatan Pilkada 2024. Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2025-2030 setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2).
Prosesi pelantikan ini menjadi momen bersejarah, di mana Presiden Prabowo turut melantik ratusan kepala daerah dari seluruh Indonesia. Sebanyak 961 pejabat dari 481 daerah yang terdiri dari 33 Gubernur, 33 Wakil Gubernur, 363 Bupati, 362 Wakil Bupati, serta 85 Wali Kota dan 85 Wakil Wali Kota, resmi mengemban amanah untuk memimpin daerah masing-masing.
Melki Laka Lena, yang merupakan kader senior Golkar, bersama pasangannya, Johanis Asadoma, diharapkan dapat membawa NTT menuju era baru yang lebih maju dan sejahtera. Dengan pengalaman dan komitmen mereka, pasangan ini akan berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan sektor ekonomi daerah.
Partai Golkar mengapresiasi kepercayaan rakyat NTT yang telah memilih pasangan ini dan optimistis bahwa kepemimpinan mereka akan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah. Ketua Umum Partai Golkar menegaskan bahwa kemenangan ini adalah bukti nyata kepercayaan publik terhadap kader-kader terbaik partai dalam membangun bangsa.
Pelantikan ini juga menjadi momentum strategis bagi Partai Golkar dalam memperkuat posisinya di berbagai daerah. Dengan semakin banyaknya kader yang menduduki jabatan strategis, Golkar berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan di berbagai wilayah Indonesia demi kesejahteraan rakyat.
Tuntas untuk NTT, Maju untuk Indonesia!
Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma siap memimpin NTT ke arah yang lebih baik. Selamat bertugas kepada seluruh kepala daerah yang baru dilantik, semoga amanah yang diemban dapat membawa kemajuan bagi seluruh rakyat Indonesia.