Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Caleg Golkar Malang Ini Bakal Tingkatkan Public Trust
  Kabar Golkar   09 Januari 2019
[caption id="attachment_18225" align="aligncenter" width="551"] Caleg Golkar Kota Malang, Sahmawi. [foto: ist][/caption]kabargolkar.com, MALANG - Pasca ditangkapnya 41 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Jawa Timur (Jatim) akibat kasus suap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), menimbulkan turunnya kepercayaan publik Kota Malang terhadap para caleg yang kini sedang gencar melakukan kempanye. Hal ini menjadi tugas berat bagi para caleg untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap anggota dewan yang akan datang. "Ini merupakan PR besar bagi kami, caleg-caleg Kota Malang untuk meningkatkan public trust dan menekan angka golput untuk mengubah persepsi masyarakat tentang Anggota DPR," tegas Sahmawi. Sahmawi yang diketahui sebagai Caleg Golkar Kota Malang tengah berusaha untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat di dapilnya. Salah satunya dengan memberikan pemahaman tentang wewenang DPR hingga besaran gaji anggota dewan tersebut, supaya masyarakat paham dan tidak mudah percaya dengan janji caleg yang mungkin di luar wewenangnya sebagai Anggota DPRD. "Salah satu upaya saya adalah rutin sambangi warga sesuai dapil saya dan memberikan pendidikan politik, supaya masyarakat tidak asal menyodorkan permintaan yang tidak rasional dan kemudian asal di-iya-kan oleh caleg supaya mereka terpilih. Akhirnya, saat mereka (caleg-red) terpilih mereka tidak mewujudkan semua janji masyarakat terlebih dahulu, tapi malah korupsi untuk mengembalikan modalnya," ujar Sahmawi. Sahmawi menyadari, upaya meningkatkan kepercayaan publik dan menekan angka golput bukan hanya tugas dan tanggungjawab Komisi Pemilihan Umum (KPU), melainkan juga tugas dan tanggungjawab seluruh caleg untuk turun ke dapil-dapil dan memberikan pendidikan politik. "Kita sebagai caleg harus memberikan pendidikan politik ke setiap dapil supaya masyarakat paham. Jangan hanya nunggu serangan fajar pada saat hari-H, kemudian nanti kalau sudah terpilih mereka (caleg-red) malah ngejar proyek-proyek biar balik modal. Kan pemikiran yang salah itu," pungkas Alumni Pascasarjana Universitas Brawijaya (Unibraw) tersebut. [*]
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.