KabarGolkar - Semangat dan ketangguhan santri menjadi sorotan dalam kegiatan penyerahan bantuan sosial yang digelar Forum Staf Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI (FOSTA FPG DPR RI) bersama Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) di Pondok Pesantren Al-Hidayah Nurul Ummah, Kota Bekasi, Selasa (21/4/2026).
Sekretaris BSNPG, Azhar Adam, menegaskan bahwa keterbatasan yang dihadapi para santri justru menjadi kekuatan dalam membentuk karakter dan daya juang.
“Dari keterbatasan sering lahir pribadi yang kuat, sabar, dan memiliki daya juang tinggi, terutama dalam menempuh pendidikan sebagai bekal masa depan,” ujarnya.
Ketua DEPINAS SOKSI yang membidangi Penggalangan Strategis itu juga menambahkan bahwa Kader GOLKAR hadir di masyarakat tidak hanya pada momentum Pemilu.
“Ini bukti kepedulian kader GOLKAR terhadap masyarakat khususnya Santri, jangan hanya hadir pada momentum pemilu setelah itu hilang, kami bukan golongan seperti itu,” urai Adam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Eric Hermawan, Ketua FOSTA FPG DPR RI Nur Wahyu Satrio, tokoh masyarakat Siti Aisyah, serta ratusan santri dan tenaga pengajar.
Dalam kesempatan itu, bantuan sosial diserahkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan terhadap dunia pendidikan pesantren. Selain itu, kegiatan juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara lembaga politik dan masyarakat, khususnya kalangan pesantren.
Para santri disebut sebagai bagian penting dari masa depan bangsa yang memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin, ulama, maupun profesional di berbagai bidang.
Ketua FOSTA FPG DPR RI, Nur Wahyu Satrio, menambahkan bahwa kehadiran pihaknya tidak hanya sebatas program kerja, tetapi juga sebagai upaya membangun kedekatan emosional dan memberikan motivasi.
Kegiatan ditutup dengan pesan agar para santri terus menjaga semangat belajar dan tidak menyerah pada keterbatasan.
“Keterbatasan hari ini bukan penentu masa depan. Teruslah berjuang,” menjadi pesan penutup yang disampaikan kepada seluruh peserta.