Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62,
Partai Golkar menggelar kompetisi film pendek bertajuk “From Zero to Hero”. Ajang ini terbuka bagi masyarakat umum untuk menyampaikan kisah perjuangan, perubahan, dan inspirasi melalui karya sinematografi berdurasi singkat.
Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menggambarkan perjalanan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan hingga mampu memberikan dampak positif bagi orang-orang di sekitarnya.
"Kita mengangkat tema dengan eh judul 'From Zero to Hero'. Jadi, memperlihatkan bagaimana seseorang mengubah situasi dari nol menjadi pahlawan. Entah itu buat keluarganya, lingkungannya, dan seterusnya," kata Nurul dalam konferensi pers Short Movie Competition bertema “From Zero to Hero” di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (25/10/26).
Nurul mengatakan, peserta memiliki keleluasaan untuk mengangkat beragam persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui film berdurasi pendek, peserta diharapkan mampu menyampaikan gagasan dan pesan yang kuat serta menyentuh penonton.
"Entah tentang pendidikan, entah tentang sulitnya lapangan pekerjaan, entah tentang upaya dia untuk eksis di tengah krisis misalnya, perjuangan ekonomi, ataupun lingkungan, climate change misalnya yang sekarang ini sedang sedang hangat-hangatnya di sekitar kita," kata Nurul.
Setiap karya yang dilombakan dibatasi dengan durasi maksimal 10 menit. Penilaian akan mencakup kesesuaian tema dengan cerita yang disajikan, struktur narasi, serta kekuatan ide yang diangkat dalam film.
Sutradara Motulz, yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut, menilai kompetisi film pendek sebelumnya telah menunjukkan potensi besar para sineas dari berbagai daerah. Ia mengaku terkejut dengan kualitas teknis dan kreativitas karya yang masuk, termasuk film dokumenter dari daerah.
"Yang dulu itu di bawah 10 menit, ternyata pesertanya banyak dengan teknik yang jujur saja kami juri juga kaget ya dengan yang datang. Dan pesertanya itu tersebar dari berbagai daerah. Itu pemenangnya pun dari Aceh ya. Dan yang kami tidak sangka-sangka adalah karya-karya daerah yang memang dokumenter itu ternyata luar biasa gitu," kata Motulz.
Pada penyelenggaraan kali ini, panitia membuka dua kategori kompetisi, yakni kategori Real Actor dan kategori film berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kedua kategori tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas melalui pendekatan produksi film yang berbeda.
Untuk menarik partisipasi sekaligus mendorong perkembangan kreativitas perfilman, kompetisi ini menyediakan total hadiah senilai Rp200 juta. Selain itu, dua orang pemenang juga berkesempatan memperoleh hadiah perjalanan ke Busan, Korea Selatan, untuk mempelajari perfilman.
Pendaftaran dan penerimaan karya telah dibuka sejak 1 Oktober dan akan berlangsung hingga 15 November 2026. Masyarakat yang berminat mengikuti kompetisi dapat melakukan pendaftaran melalui formulir yang tersedia di akun Instagram @shortmoviegolkar maupun akun resmi DPP Partai Golkar.
Seluruh rangkaian kompetisi akan mencapai puncaknya pada 19 November 2026 melalui pengumuman dan penganugerahan pemenang yang dijadwalkan berlangsung di Gedung Usmar Ismail, Jakarta