Popularitas Lima Parpol Besar di Google Trends, Golkar Tiga Teratas
Kabar Golkar 28 Februari 2019
[caption id="attachment_21090" align="aligncenter" width="1024"] #GolkarOnSosmed (kabargolkar.com)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Google Trends memunculkan lima parpol peraih lima besar suara terbanyak untuk Pileg 2019. Dua nama yang masuk dalam koalisi Jokowi, yaitu PKB dan PDIP berada di dua posisi terbawah dengan raihan popularitas paling rendah.
Sebagaimana dikutip dari kitakini.news, Dari lima partai politik (Parpol) yang meraih suara terbesar di Indonesia pada pemilihan umum legislatif (Pileg) 2014, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai PDI Perjuangan memperoleh nilai popularitas terendah di Google Trends pekan ini. Hasil ini diperoleh dari data google trends yang diambil Rabu (27/2/2019) Pukul 15.57 WIB.
Sebagai informasi. Hasil pemilihan legislatif pada 2014 lalu menempatkan PDIP dengan perolehan suara terbanyak sebesar 23.681.471 suara (18,95%). Golkar meraih suara terbesar kedua dengan 18.432.312 suara (14,75%). Sementara di peringkat ketiga, Partai Gerindra 14.760.371 suara (11,81%). Partai Demokrat berada di posisi keempat dengan 12.728.913 suara (10,9%). Terakhir di posisi lima besar diduduki PKB dengan 11.298.950 suara (9,04%).
Berdasarkan data yang berhasil diunduh dari google trends, dari 22 Sub Wilayah di Indonesia, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menempati posisi terendah dengan persentase nilai rata-rata 3,82%. Sedangkan Partai PDI Perjuangan menempati posisi kedua terendah dengan persentase nilai rata-rata 7,14%.
Popularitas tertinggi ditempati oleh Partai Demokrat dengan persentase nilai rata-rata 36%, disusul Partai Gerindra ditempat kedua dengan nilai 30,04%. Sementara Partai Golkar berada di posisi ketiga dengan nilai 23%.
Popularitas lima partai besar ini diukur menggunakan google trends untuk semua kategori penelusuran web dengan membandingkan istilah penelusuran “Partai Demokrat”, “Partai PDIP”, “Partai Golkar”, “Partai PKB” dan “Partai Gerindra”.
[caption id="attachment_21092" align="aligncenter" width="741"](sumber: kitakini.news)[/caption]
Pengukuran dilakukan untuk wilayah Indonesia dalam periode 7 hari terakhir (20 Februari 2019 Pukul 15.57 WIB sampai 27 Februari 2019 Pukul 15.57 WIB).
Â
[caption id="attachment_10377" align="aligncenter" width="1068"] Tangkapan layar hasil penelusuran untuk popularitas lima partai besar di Google Trends. (kitakini.news)[/caption]
Popularitas Lima Parpol Besar di 22 Sub Wilayah Indonesia
Berikut data ini data dari google trends untuk popularitas lima parpol besar pada 22 Sub Wilayah di Indonesia.
Wilayah
partai demokrat: (20/02/19 15.57 – 27/02/19 15.57)
partai pdip: (20/02/19 15.57 – 27/02/19 15.57)
partai golkar: (20/02/19 15.57 – 27/02/19 15.57)
partai pkb: (20/02/19 15.57 – 27/02/19 15.57)
partai gerindra: (20/02/19 15.57 – 27/02/19 15.57)
Sulawesi Utara
42%
–
58%
–
–
Kepulauan Riau
54%
–
17%
–
29%
Aceh
48%
–
25%
–
27%
Jambi
41%
–
–
59%
Nusa Tenggara Barat
42%
–
–
–
58%
Kalimantan Utara
100%
–
–
–
–
Sulawesi Selatan
22%
11%
30%
11%
26%
Sumatera Selatan
28%
15%
19%
7%
31%
Riau
25%
18%
25%
–
32%
Sumatera Utara
27%
14%
24%
9%
26%
Kalimantan Barat
36%
–
28%
–
36%
Lampung
30%
–
31%
–
39%
Sumatera Barat
39%
–
22%
–
39%
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
25%
15%
20%
10%
30%
Kalimantan Selatan
24%
–
43%
–
33%
Jawa Timur
29%
12%
21%
13%
25%
Banten
26%
18%
18%
8%
30%
Jawa Barat
28%
16%
21%
7%
28%
Kalimantan Timur
38%
–
29%
–
33%
Jawa Tengah
29%
16%
20%
9%
26%
Bali
36%
–
36%
–
28%
Daerah Istimewa Yogyakarta
23%
22%
19%
10%
26%
Nilai Rata-Rata
36.00%
7.14%
23.00%
3.82%
30.04%
Â
Golkar On Sosmed
Data ini menjadi momentum positif bagi Partai Golkar menyongsong hari pencoblosan tanggal 17 April 2019 nanti. Penyebaran konten-konten positif yang digalakkan di media sosial (atau sebutan lainnya: sosial media) melalui hestek #GolkarOnSosmed di semua platform sosial media di dunia maya perlu terus didorong lebih kencang lagi
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.