Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar: Pembangunan Bangsa tak Dilepaskan dari Keagamaan
  Kabar Golkar   14 Maret 2019
[caption id="attachment_21636" align="aligncenter" width="830"] Politisi Partai Golkar, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi (foto: Republika TV/Surya Dinata)[/caption] kabargolkar.com, BOGOR - Pendiri Wasathiyah Center Muhammad Zainul Majdi atau dikenal dengan Tuan Guru Bajang (TGB) menyatakan, strategi pembangunan suatu bangsa jangan pernah terlepas dari spritualitas keagamaan. Di mana, di dalamnya terdapat masalah kemanusiaan dan keadilan sosial serta kemerdekaan.
TGB menuturkan, spiritualitas keagamaan itu memiliki banyak nilai-nilai yang berkaitan dengan kemanusiaan, membangun dan menata sosial keadilan, dan kemerdekaan. Termasuk spiritualitas tentang keberagaman bangsa yang harus menjadi satu kesatuan dan berkolaborasi untuk membangun bangsa. "Bukan lagi persaingan tapi kolaborasi, membangun jejaring, bagaimana kita bisa membangun kolaborasi dengan baik," kata TGB yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Keumatan DPP Golkar. Ia mengungkapkan, di Indonesia tentunya sudah menjalankan kebebasan dalam beragama, bahkan telah menghadirkan kemaslahatan untuk kemanusiaan. TGB  mencontohkan, Indonesia yang diciptakan dengan niat baik dan penuh dengan keragaman telah berhasil memberikan kebaikan untuk semua orang sehingga harus tetap dijaga oleh semua pihak. "Jangan menganggap ini (bangsa Indonesia) memang sudah begini, tapi ini hasil dari perjuangan orang terdahulu membangun kebersamaan supaya kita bisa berislah, yuk kita jaga sama-sama," kata mantan gubernur Nusa Tenggara Barat itu. Seorang peserta dialog dari mahasiswa Univeritas Pakuan Bogor, Fahmi menambahkan, kegiatan dialog bersama TGB telah membuka luas pemikiran mahasiswa terhadap keislaman dan keindonesiaan. Menurut dia, pernyataan yang dipaparkan oleh TGB memiliki pemikiran yang mengedukasi, terutama tentang membangun Indonenesia yang damai dan menjaga keberagaman bangsa. "Saat ini saya rasa masih banyak yang belum paham tentang berbicara keindonesiaan, dengan adanya ini (dialog) Indonesia bisa lebih damai, karena ini negara kesepakatan dengan dasar Pancasila, dan kebhinekaan," kata Fahmi yang aktif di organisasi PMII Pakuan Bogor itu. (republika)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.