27 Mei 2020
Bamsoet Kutuk Keras Penembakan Biadab di Dua Masjid Selandia Baru
  Administrator
  15 Maret 2019
  • Share :
[caption id="attachment_21728" align="alignnone" width="800"] Salah satu korban penembakan di salah satu masjid di Selandia Baru, Jum'at (15/3) waktu setempat. Dilaporkan pihak otoritas setempat, tercatat hingga Jum'at sore, 40 orang tewas pasca penembakan itu. [foto: newyorkpost][/caption]kabargolkar.com, JAKARTA -- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengutuk keras tindakan biadab penembakan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jum'at (15/3). Dari informasi sementara, sekitar 40 orang menjadi korban penembakan. Dua diantaranya merupakan warga negara Indonesia yang sedang beribadah di Masjid Al Noor. Legislator Partai Golkar ini menyatakan jika dirinya telah menghubungi Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru, H.E Tantowi Yahya, agar memprioritaskan penanganan warga Indonesia yang menjadi korban. "Sambil juga memastikan keselamatan warga Indonesia lainnya yang sedang berada di Selandia Baru, khususnya 331 warga Indonesia di Kota Christchurch, yang 134 diantaranya merupakan mahasiswa," tegasnya. Ia menambahkan, tindakan teror semacam ini, atas nama apapun dan atas alasan apapun, tidak bisa dibenarkan. Rakyat Indonesia dan juga warga dunia lainnya mendukung rakyat Selandia Baru dalam menghadapi serangan teror tersebut. "Ini menjadi early warning bagi dunia untuk segera kembali merapatkan barisan. Tak hanya dalam memerangi, kerjasama yang paling penting adalah dalam mencegah. Sehingga kita bisa berantas terorisme sampai ke akarnya," terangnya. Bamsoet membeberkan, sebagai negara yang pernah merasakan serangan teroris dan bisa keluar dari jerat terorisme, Indonesia siap bekerjasama dengan negara lainnya. "Pendekatan soft aproach sebagai ciri khas Indonesia dalam menangani para teroris, program deredikalisasi teroris, sampai Undang-Undang Tindak Pidana Penanggulangan Terorisme sebagai payung hukum, semuanya bisa menjadi bahan sharing bagi Indonesia dalam berbagi pengalaman dengan negara lainnya dalam mencegah dan memberantas terorisme," tandasnya. Sebagaimana amanah dalam pembukaan UUD 1945, bahwa Indonesia turut serta dalam menciptakan perdamaian dunia. Mari kita wujudkan dunia tanpa rasa takut, sehingga anak cucu dan generasi mendatang bisa menikmati indahnya dunia. (*)
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.