Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
3 Kader Masuk Bursa Calon Ketua Golkar Bali
  Kabar Golkar   13 Mei 2019
mempertahankan 2 kursi DPR RI Dapil Bali yang direbutkan saat Pileg 2014 lalu. Sedangkan PDIP mendominasi 6 kursi dari total 9 kursi DPR RI Dapil Bali yang diperebutkan dalam Pileg 2019. Satu (1) kursi DPR RI Dapil Bali lain-nya diraih Demokrat. “Kenaikan suara Golkar dalam Pileg 2015 di Bali ini sudah masuk sebagai laporan prestasi ke DPP Golkar. Jadi, Demer paling diunggulkan untuk menduduki posisi Ketua DPD I Golkar Bali. Demer juga menjadi caleg Golkar peraih suara terbanyak untuk DPR RI Dapil Bali. Selain pertimbangan tersebut, Demer juga punya keunggulan dari sisi link dan cantolan ke DPP Golkar,” katanya. Benarkah? Dihubungi NusaBali secara terpisah, Minggu kemarin, mengatakan dirinya tidak akan meninggalkan mekanisme partai dalam penentuan Ketua DPD I Golkar Bali. “Saya sekarang Plt Ketua DPD I Golkar Bali dan juga pengurus DPP Golkar. Penyelesaiannya, ya DPP Golkar yang punya keputusan,” tandas Demer. “Saya pribadi sebagai kader tidak akan meninggalkan cara-cara berorganisasi dan mekanisme partai. Mau ditunjuk sebagai Ketua DPD I Golkar Bali, nggak apa-apa. Tidak ditunjuk sebagai ketua juga nggak apa. Saya ikuti mekanisme saja,” lanjut Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali DPP Golkar ini. Menurut Demer, dari sisi aturan organisasi, jabatan Ketua DPD I Golkar Bali hasil Musda 2015 (yang dipegang Ketut Sudikerta, Red) akan berakhir tahun 2020 mendatang. Kalaupun nanti ada penunjukan Ketua DPD I Golkar Bali, maka harus dilakukan dengan Musda. “Namanya Musda Dipercepat. Tapi, tetap ada mekanisme Musda. Kapan Musda, ya DPP Golkar yang punya kewenangan,” ujar politisi-pengusaha mantan Ketua Kadin Bali ini. Dari sisi prestasi, Demer mengakui perolehan suara Golkar untuk DPR RI Dapil Bali di Pileg 2019 ini meningkat drastis dari semula hanya 325.000 suara hasil Pileg 2014. “Kenaikan suara itu diraih di tengah kondisi gempuran lawan-lawan politik. Belum lagi adanya gonjang-ganjing internal, serta gejolak kader yang tersangkut kasus hukum,” katanya. Sementara itu, Sugawa Korry mengatakan tidak terlau berambisi jadi Ketua DPD I Golkar Bali. Menurut Sugawa Korry, Demer lebih layak memimpin Golkar Bali, karena di bawah kepemimpinannya selaku Plt Ketua DPD I Golkar Bali, suara partai meningkat di Pileg 2019. ”Secara nasional, capaian suara Golkar lumayan. Di Bali pun, suara Partai Golkar mengalami kenaikan di tengah gempuran eksternal dan persoalan internal. Kalau DPP Golkar mau memberikan reward kepada menetapkan Pak Sumarjaya Linggih (Demer) menjadi Ketua DPD I Golkar Bali definitif, saya sangat mendukung,” tegas Sugawa Korry saat dikonfirmasi NusaBali terpisah, Minggu kemarin. Mantan Ketua KNPI Bali ini mengatakan dirinya akan selalu tunduk dan loyal terhadap keputusan DPP Golkar. “Sikap politik saya selama ini selalu tunduk dengan keputusan organisasi. Apa pun keputusan DPP Golkar, saya dukung. Termasuk ketika Pak Demer ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD I Golkar Bali Desembner 2018 lalu, saya mendukung keputusan DPP Golkar,” kenang Sugawa Korry. Ditanya kapan Musda Golkar Bali Dipercepat untuk konsolidasi partai, menurut Sugawa Korry, kemungkinan setelah penetapan perolehan suara Pileg 2019 dan penetapan calon terpilih (22 Mei 2019). “Kita tunggu penetapan perolehan suara Pileg/Pilpres dan penetapan calon terpilih.” Sebaliknya, Wayan Geredeg belum bisa dikonfirmasi NusaBali terkait namanya masuk kandidat Ketua DPD I Golkar Bali. Saat dihubungi melalui telepon, Minggu kemarin, terdengar nada sambung namun Ponselnya tidak diangkat.
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.