[caption id="attachment_23776" align="aligncenter" width="700"]
Sekretaris FPG Adies Kadir (tengah) bersama Wasekjen Partai Golkar Ace Hasan Sadzily dan Wasekjen Partai Golkar Maman Abdulrahman (Liputan6.com/Johan Tallo)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - KPU telah mengumumkan hasil pemilihan legislatif 2019. Dalam hasil akhir, PDIP menduduki peringkat pertama yang disusul dengan Partai Golkar.
Atas hasil ini, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengaku bersyukur atas perolehan tersebut. Menurut dia, dalam pemilihan legislatif, yang dilihat adalah perolehan kursinya karena kursi di DPR RI yang menjadi barometer perolehan pemilu legislatif.
"Secara perolehan suara memang kami berada pada urutan ketiga. Tetapi dalam perhitungan pemilu legislatif, yang harus dilihat adalah konversinya ke dalam kursi di DPR RI," ujar dia, Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Dia menambahkan, raihan ini patut mendapatkan apresiasi. Di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar dapat bertahan pada urutan kedua di parlemen.
"Apa yang diperoleh dengan raihan kursi di DPR RI ini, Partai Golkar berhasil mematahkan berbagai prediksi berbagai pihak yang pada awalnya Golkar akan turun secara drastis," ujar dia.
Ace mengungkapkan hal itu bisa dilihat dari hasil semua survei oleh lembaga-lembaga survei yang kredibel. Lembaga itu menyatakan bahwa suara Golkar akan turun besar sampai satu digit. Bahkan ada yang menyebut sampai dikisaran 6-9%.
"Namun Alhamdulillah partai Golkar masih dapat bertahan di urutan kedua perolehan kursinya," kata dia.
Sekretaris FPG Adies Kadir (tengah) bersama Wasekjen Partai Golkar Ace Hasan Sadzily dan Wasekjen Partai Golkar Maman Abdulrahman (Liputan6.com/Johan Tallo)[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - KPU telah mengumumkan hasil pemilihan legislatif 2019. Dalam hasil akhir, PDIP menduduki peringkat pertama yang disusul dengan Partai Golkar.
Atas hasil ini, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengaku bersyukur atas perolehan tersebut. Menurut dia, dalam pemilihan legislatif, yang dilihat adalah perolehan kursinya karena kursi di DPR RI yang menjadi barometer perolehan pemilu legislatif.
"Secara perolehan suara memang kami berada pada urutan ketiga. Tetapi dalam perhitungan pemilu legislatif, yang harus dilihat adalah konversinya ke dalam kursi di DPR RI," ujar dia, Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Dia menambahkan, raihan ini patut mendapatkan apresiasi. Di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar dapat bertahan pada urutan kedua di parlemen.
"Apa yang diperoleh dengan raihan kursi di DPR RI ini, Partai Golkar berhasil mematahkan berbagai prediksi berbagai pihak yang pada awalnya Golkar akan turun secara drastis," ujar dia.
Ace mengungkapkan hal itu bisa dilihat dari hasil semua survei oleh lembaga-lembaga survei yang kredibel. Lembaga itu menyatakan bahwa suara Golkar akan turun besar sampai satu digit. Bahkan ada yang menyebut sampai dikisaran 6-9%.
"Namun Alhamdulillah partai Golkar masih dapat bertahan di urutan kedua perolehan kursinya," kata dia.


Suasana rapat pleno rekapitulasi suara di KPU, Senin (20/5/2019) malam. (Liputan6.com/Muhammad Radityo)[/caption]
-(90-x-10-cm)_20260319_052631_0000.png)



_20251106_112813_0000.gif)