Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Sejumlah Pekerjaan Rumah Golkar untuk Pileg 2024
  Kabar Golkar   21 Juni 2019
[caption id="attachment_24458" align="aligncenter" width="650"] Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Andi Maraida (ist)[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Pencapaian Partai Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto pada Pemilu Legislatif 2019 menempatkan partai berlambang pohon beringin itu peroleh suara tertinggi kedua yakni 85 kursi. Keterpurukan terkait kepemimpinan hingga beberapa kadernya yang terseret kasus korupsi. Partai Golkar berhasil keluar dari situasi yang menerpanya baik internal maupun eksternal selama hampir 5 (lima) tahun belakangan ini, berhasil menyelamatkan marwah partai dalam kancah politik nasional. Selain itu juga, Partai Golkar membuktikan mampu bersaing di era milenial dengan partai-partai lain yang berisi kaum milenial. Dan Partai Golkar secara ideologi mampu memberikan pendidikan politik dan prestasi di tengah persaingan politik liberal. Oleh karena itu, Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Andi Maraida mengatakan, AMPG sebagai salah satu sayap partai, melekat di tubuh partai, berkewajiban mengawal segala kebijakan partai. "Bagi AMPG tidak ada pilihan lain selain menerjemahkan posisinya secara tepat alias tidak bertentangan dengan kebijakan partai. AMPG harus fokus dalam mengawal kebijakan partai dan tidak terjebak pada hal-hal atau isu-isu yang tidak produktif yang cenderung memecah belah dan membuat partai kembali terpuruk," kata Andi dalam keterangannya, Kamis (20/6/2019). Kata Andi, Partai Golkar membutuhkan kontribusi AMPG dalam melaksanakan agenda-agenda politik partai dan berkontribusi terhadap bangsa dan negara. Selain itu juga AMPG harus mampu memberikan masukan-masukan atau pokok-pokok pikirannya terkait dengan agenda-agenda strategis untuk kejayaan partai. "AMPG dituntut memainkan peranannya sebagai anak panah Partai Golkar untuk bersentuhan langsung dengan segmen masyarakat hingga ke grassroot, karena sesungguhnya keberadaannya sebagai sayap partai untuk mengurangi beban dan tugas-tugas partai. Untuk itu AMPG harus menjaga soliditas organisasi dalam mengawal kebijakan Partai Golkar," tuturnya. Oleh karena itu, kata dia, Partai Golkar harus mampu memberikan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu Serentak karena hal itu jauh di bawah target dari tujuan berdirinya negara yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. "Partai Golkar harus lebih berani membuka diri dan pintu selebarnya-lebarnya dalam mempersiapkan kader-kader muda yang potensial, berprestasi, berani mengambil keputusan dalam dinamika politik yang berlatar belakang organisasi, sehingga kedepan Partai Golkar menjadi leader menuju Indonesia 2025," pungkasnya. (okezone)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.