[caption id="attachment_19917" align="aligncenter" width="633"] Ketua DPD I Golkar Sulsel Nurdin Halid[/caption]
Kabargolkar.com, MAKASSAR - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan mengaku belum memetakan kekuatannya.
"Belum ada pemetaan," tegas Ketua Golkar Sulsel AM Nurdin Halid kepada Tribun, Rabu (3/7/2019).
Ada 12 daerah di Sulsel menggelar Pilkada serentak pada 23 September 2020. Mereka;Pangkep, Barru, Gowa, Maros, Soppeng, Luwu Timur, Luwu Utara, Bulukumba, Tana Toraja, dan Selayar, Makassar, Toraja Utara, dan Tana Toraja.
"Tunggu selesai pelantikan DPR baru bicara pilkada," ujar mantan Ketua Umum PSSI itu.
Sementara Koordinator Divisi Perencanaan, Keuangan, dan Logistik KPU Sulsel, Syarifuddin Jurdi, menjelaskan bahwa tahapan Pilkada serentak 2020 di Sulawesi Selatan dimulai sejak kemarin.
Namun untuk tahapan secara nasional itu diawali dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan paling lambat 1 Oktober 2019 mendatang.
Sedangkan untuk tahapan, pendaftaran pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota dimulai 28-30 April 2020 dan pemerilksaan kesehatan, 28 April - 7 Mei 2020.
"Tahapannya sudah mulai, beberapa daerah sudah membicarakan dengan pemerintah masing-masing," kata Dosen UIN Alauddin Makassar non-aktif ini.[Tribuntimur]
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.