Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Pengamat Sebut Rebranding Golkar Sukses Tampilkan Citra Profesional
  Kabar Golkar   14 Agustus 2019
[caption id="attachment_27025" align="aligncenter" width="700"] ilustrasi (net)[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Citra politisi profesional yang ditampilkan Airlangga Hartarto, dinilai mampu mengembalikan marwah Partai Golkar yang sempat terpuruk akibat kasus korupsi yang menimpa sejumlah elitnya. Golkar sukses melakukan rebranding dari sebuah partai yang citranya kurang profesional dan penuh ‘masalah’ menjadi partai yang lebih mengedepankan profesionalitas. Setidaknya demikian pendapat Thomas Bambang Pamungkas, pengamat komunikasi politik dari Universitas Nasional (UNAS) Jakarta seperti dilansir Kantor Berita RMOL, Rabu (14/8). Airlangga adalah politisi yang memiliki keahlian mendalam di bidangnya, yaitu bidang industri. Retorika politik yang dia bawakan selama ini, ya retorika seorang profesional.” Thomas menambahkan, gaya itulah yang membedakan Airlangga dari kebanyakan politisi di tanah air dan ternyata justru menjadi kunci sukses rebranding Golkar Menurut Thomas, tidak mudah bagi sebuah organisasi untuk bisa keluar dari citra buruk akibat masalah-masalah hukum atau etika yang dialami elitnya. Hanya pemimpin yang dianggap baik dan cakap secara internal maupun eksternal yang mampu memulihkan kembali citra organisasi tersebut. Airlangga dinilainya sebagai sosok ideal yang telah membuktikan diri mampu membawa Golkar keluar dari himpitan masalah. Elektabilitas Golkar jatuh sekali saat Novanto dan Idrus terkena kasus. Untunglah dipimpin Airlangga, perolehan kursi Golkar walau masih lebih rendah dari Pileg 2014, tapi tak menukik terlalu tajam,” lanjutnya. Publik, kata Thomas, melihat sosok Novanto dan sosok Airlangga sebagai figur yang kontras. Dalam aspek komunikasi verbal, Novanto itu kalau bicara mutar-mutar. Airlangga ini clear, jelas, tegas, tapi tone-nya netral, santun. Itu yang disukai publik,” lanjutnya. Rebranding Golkar sebagai partai profesional, cocok dengan kebutuhan untuk menggaet suara milenial di Pemilu 2024. Thomas melihat, publik milenial ‘kelewat’ kritis terhadap politik. Retorika apapun yang dibawakan politisi, harus bisa disampaikan secara bernas dan mengasyikkan. Menurut Thomas, di antara nama-nama yang muncul sebagai kandidat Ketum Golkar saat ini, Airlangga yang gaya komunikasinya paling bernas sekaligus asyik. Thomas menduga, gaya komunikasi itu tercipta karena tradisi intelektual yang bagus. "Ia punya kebiasaan berdiskusi secara rileks sejak menempuh pendidikan di UGM dan Australia,” tandas Thomas. (rmol)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.