Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Jelang Pilkada 2020, Golkar NTT Dorong Gabriel Manek Maju di Kabupaten Timor Tengah Utara
  Kabar Golkar   13 September 2019
kabargolkar.com, KUPANG
Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD 1 Golkar NTT, Rabu (11/9) kemarin, fokus membahas Pilkada Serentak 2020 mendatang. Salah satu keputusan penting yang diambil kemarin mencerminkan tekad Golkar mengembalikan Gabriel Manek, mantan Bupati TTU, untuk maju kembali dalam Pilkada TTU mendatang. Manek bahkan ditetapkan sebagai cabup tunggal. Sedangkan calon pendampingnya (cawabup) akan ditentukan kemudian melalui serangkaian survei. Selain Pilkada TTU, dalam Rakerda kemarin Golkar juga membahas calon untuk Pilkada Sabu Raijua. Calon petahana Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke kembali maju dan harus mengikuti survei bersama rekan sesama calon bupati di Golkar. Ketua DPD 1 Golkar NTT, Melki Laka Lena mengatakan, dalam rakerda memutuskan nama Gabriel Manek sebagai calon tunggal Bupati TTU. Dan calon wakil bupati akan dicari kemudian disurvei. Jika ratingnya tinggi maka akan diusung mendampingi mantan Bupati TTU itu. “Khusus hari ini untuk di TTU. Tadi aspirasi dari TTU dan Fraksi Golkar serta DPD 1 Golkar menyepakati bahwa cabup TTU sudah fokus tunggal adalah Gabriel Manek,” ucapnya. Sedangkan calon wakil bupati akan dilakukan penjaringan, dan disurvei untuk mengetahui tingkat elektabilitasnya. Sementara untuk Pilkada Sabu Raijua, karta dia, Golkar sudah mengindentifikasi tiga nama sebagai calon bupati, termasuk petahana Nikodemus Rihi Heke (Ketua DPD II Golkar Sabu Raijua), dan terdapat enam nama calon wakil bupati. Menurutnya, Nikodemus Rihi Heke selaku ketua Golkar di Sarai tidak serta merta diusung oleh Golkar karena harus melalui survei. “Kalau survei Pak Nik (Nikodemus Rihi Heke) bagus sebagai calon bupati, maka kita akan ajukan. Kalau kurang bagus kami akan melihat yang lain,” jelasnya. Partai Golkar kata dia ingin mencalonkan kandidat yang disukai masyarakat dengan kapasitas dan track record yang baik. Pada 2020 nanti Golkar menargetkan menang pilkada di enam kabupaten. Mengenai mahar, dia menegaskan Golkar menekankan kader potensial bertarung dalam pilkada tidak menerima mahar (fee) dan hanya meminta kandidat menyiapkan logistik untuk menunjang kerja-kerja politik. Pengamat Politik Universitas Muhammadyah Kupang, Ahmad Atang mengatakan, Gabriel Manek merupakan birokrat dan politisi yang masih memiliki basis politik yang terawat secara baik. Basis Gabriel Manek terawat baik, terbukti ia dipilih kembali menjadi anggota DPRD Provinsi NTT. Menurutnya, jika Golkar mencalonkan Gabriel Manek lebih didasarkan pada basis politik real dan peluang menang terbuka lebar. Apalagi petahana, Ray Fernandes tidak lagi bertarung dalam Pilkada TTU. “Menurut saya didasarkan pada basis politik riil, apalagi posisi Ray Fernandez tidak maju lagi maka peluang Gabriel Manek masih cukup besar dan terbuka,” ujar dia Jika dilihat dari tipikal atmosfir politik di Kabupaten TTU terpola melalui figur sehingga posisi Gabriel Manek sangat diuntungkan. Walaupun Ray Fernandez menyodorkan figur baru yang dipersiapkan sebagai pengganti, itu belum tentu berhasil karena beda figur tentu beda juga respon dan persepsi publik TTU. Sekretaris DPD II Golkar Sabu Raijua, Erastus K Riwu mengatakan, terkait Pilkada 2019 Golkar Sabu telah mempersiapkan diri dan survei sebagai penentu utama
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.