19 September 2020
Deden Hidayat : Potensi Kaum Milenial Dinilai Cukup Signifikan Di Pilkada 2018
  Administrator
  27 April 2018
  • Share :
Kabargolkar.com, Bandung - Partai Golkar serius membidik suara generasi milenial di Kota Bandung. Generasi milenial menjadi salah satu potensi besar calon konstituen. Sebab, suara pemilih milenial diperkirakan mencapai 60 persen dalam Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Deden Y Hidayat mengatakan, strategi untuk menyasar generasi milenial Kota Bandung sudah dilakukan. Salah satu langkahnya adalah merombak kepengurusan partai dengan memberikan posisi bagi politisi muda.
"Sebanyak 40 persen pengurus Golkar Kota Bandung anak muda, memang sudah berjalan" kata Deden dalam diskusi bertema Peluang Partai Golkar Menarik Pemilih Milenial di Bandung, Kamis (26/4).
Apalagi, kata dia, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengusung program 4G sebagai strategi utama partai. Hal tersebut sejalan dengan perkembangan generasi milenial saat ini. "Untuk Kota Bandung tidak terlalu sulit karena sudah berjalan," ujarnya. Deden menuturkan, potensi kaum milenial dinilai cukup signifikan di Pilkada 2018. Dirinya pun mematok target mampu menambah sekitar 39 ribu suara di Kota Bandung baik untuk Pilwalkot ataupun Pilgub Jabar. Target tersebut dirasa realistis mengingat keberadaan pemilih pemula masih mencair di Kota Bandung. Dari data yang diperolehnya, hanya sebesar 28 persen warga yang sudah menentukan pilihannya. Sehingga, dia akan meraup sebesar-besarnya dukungan dari 72 persen warga yang masih belum menentukan sikap. "Di Pileg 2014 kita dapat 131.891 suara dan mendapatkan jatah 11,9 persen kursi di DPRD. Untuk Pilwalkot dan Pilgub ini di Kota Bandung target kita naik 30 persen lagi dari 2014," katanya optimis. Deden menuturkan, sesuai arahan Ketum, DPD Partai Golkar Kota Bandung akan segera mendongkrak percepatan pembangunan termasuk di internal partai dengan menggenjot suara milenial melalui program 4G. Yakni optimalisasi perubahan dan kemajuan teknologi berbasis digital. Menurutnya, DPD Partai Golkar Kota Bandung sudah menyiapkan rancangan strategi untuk mengelola kaum milenial yang banyak beraktivitas melalui internet. Namun, tetap tidak meninggalkan langkah konvensional guna memperkuat kader Partai Golkar dari kaum non milenial. "Media center ada enam program, dan salah staunya adalah di dunia media sosial, memang komunikasi tidak melulu digital tetep ada komunikasi konvensional, karena kondisi real masyarakat," kata dia. Dipaparkan Deden, program 4G yang diusung para pengurus pusat juga menekankan agar partai lebih terbuka bagi kaum muda. Selain itu, proses penerimaan juga lebih adil dengan mempertimbangkan kualifikasi kaum muda yang mampu berbuat banyak di panggung politik. "4G membuka peluang bagi generasi muda berkompetuisi lebih santun, sering kalau yang tradisional ada 'unsur'? lain, dan sekarang ini lebih terbuka dan fair jadi yang akan mengukur kemampuan dari yang bersangkutan, makanya generasi muda persiapkan,?" ungkapnya . ( Sumarsono )  
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.