11 Agustus 2020
Bukan SDA, Airlangga Hartarto Sebut SDM Kunci Kemajuan Negara
  Administrator
  14 Oktober 2019
  • Share :
[caption id="attachment_29754" align="aligncenter" width="670"] Menperin Airlangga Hartarto. (Foto: liputan6.com/Bawono Yadika) [/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Kementerian Perindustrian pagi ini melakukan bedah buku karya Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto yang berjudul Merajut Asa: Membangun Industri, Menuju Indonesia yang Sejahtera dan Berkelanjutan. Di sela-sela pidatonya, Menperin Airlangga sedikit bercerita mengenai isi bukunya dan apa yang dia alami selama berkecimpung di dunia industri sejak lama. Salah satu pesan kuatnya ialah entah itu kaya atau miskinnya sumber daya alam suatu negara (SDA), pembangunan sumber daya manusia (SDM) krusial untuk didorong, terutama di era industri 4.0 ini. "Yang paling penting adalah SDM, baik itu kaya atau miskin SDA," tegas dia di Kantornya, Jakarta, Senin (14/10). Dia juga bilang, ada undang-undang (UU) yang dia hapus di mana UU tersebut merupakan karya ayahandanya sendiri selagi menjabat sebagai menteri perindustrian. "Kemudian kita bahas UU perdagangan di mana pada waktu kita buat, gantikan UU zaman hindia belanda. Dan memang UU perdagangan jadi bagian dari UU yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Dan UU perindustrian yang baru menghentikan UU yang dibuat oleh ayah saya," ujarnya. Tak lupa dia bercerita terkait hal-hal dasar di dunia industri seperti apa bedanya pemurnian dengan pengolahan. "Buku ini penting karena mencatat hal-hal tak tertulis di dalam UU itu sendiri sehingga kita perlu ketahui mengapa hilirisasi itu penting. Apa beda pemurnian dan pengolahan. Padahal itu berbeda. Pengolahan terkait direct tambang. Sedangkan pemurnian merupakan secondary proses yang sudah masuk di industri," kata dia. (merdeka)
Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.