Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Pilgub Kaltara, Golkar: Hanya 3 Bacalon yang Direkomendasikan ke DPP
  Kabar Golkar   04 November 2019
[caption id="attachment_30813" align="aligncenter" width="650"] Suharno, Sekretaris DPD Golkar Kaltara (Foto: Niaga Asia)[/caption] kabargolkar.com, TANJUNG SELOR - Pengembalian formulir pendaftaran bakal calon (bacalon) gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Partai Golkar yang memiliki 4 kursi di DPRD Kaltara, resmi ditutup tadi malam, Minggu (3/11/2019). Adapun keempat bacalon yang telah mengembalikan formulir pendaftaran tersebut adalah Jusuf Serang Kasim, Irianto Lambrie, Muhammad Yunus Abbas dan H. Udin Hianggio. “Agenda selanjutnya kita adalah rapat tim pengurus provinsi untuk menentukan siapa yang akan direkomendasikan ke pusat (Dewan Pimpinan Pusat), karena minimal hanya tiga bacalon yang akan kita ajukan,” jelas Sekretaris DPD Golkar Kaltara, Suharno, Senin (4/11/2019). Tak hanya bacalon gubernur, DPD Golkar Kaltara juga akan menentukan bacalon bupati di empat kabupaten di Kaltara yang akan direkomendasikan ke DPP melalui rapat gabungan bersama dewan pengurus cabang. Seperti di Bulungan dilaporkan ada enam bacalon bupati yang mendaftar dan mengembalikan formulir di DPC Golkar. Sementara di Nunukan dan Malinau masing-masing tiga bacalon. “Di KTT (Kabupaten Tana Tidung) baru buka pendaftaran penjaringan bacalon bupati hari ini sampai Minggu nanti,” katanya. “Sama dengan bacalon gubernur, calon bupati yang mendaftar di Golkar akan mengerucut minimal tiga saja untuk direkomendasikan ke DPP,” jelas Suharno. Untuk diketahui, perolehan kursi legislatif yang diraih Golkar melalui pemilihan legislatif 2019 baik di DPRD provinsi maupun di empat kabupaten di Bumi Benuanta belum memenuhi syarat minimal untuk mengusung bacalon gubernur maupun bupati. Artinya Golkar akan berkoalisi dengan partai lain. Di provinsi misalnya, Golkar hanya meraih empat kursi, sedangkan syarat minimal mengusung bacalon adalah tujuh kursi. Adapun jumlah anggota DPRD Kaltara sebanyak 35 orang. Sementara di Malinau dan Nunukan hanya meraih dua kursi dari lima kursi syarat minimal dari masing-masing 25 kursi di legislatif. Dari empat kabupaten itu, siapa saja kader Golkar yang ikut mendaftar sebagai bacalon bupati? “Ada Pak Ustad Abdul Djalil Fatah yang merupakan Ketua Harian DPD Golkar Kaltara ikut mendaftar di DPC Bulungan, sementara di Malinau ada Pak Marthin Labo yang kemungkinan besar maju di Pilkada Malinau,” jawab Suharno. Untuk daerah lainnya seperti Nunukan dan Kabupaten Tana Tidung dinyatakan nihil. Dengan demikian, Golkar dipastikan hanya ikut mengusung bacalon non kader dengan cara berkoalisi. [niagaasia]
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.