[caption id="attachment_31469" align="aligncenter" width="700"]
Acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar berlangsung pada Kamis (14/11/2019). ( kabargolkar.com )[/caption]
kabargolkar.com, JAKARTA - Acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar berlangsung pada Kamis (14/11/2019). Setelah Rapimnas ini, menurut rencana, Partai Golkar akan segera menggelar Munas Golkar pada awal Desember 2019, dengan agenda utama yang sudah dinanti-nanti, yaitu pemilihan Ketua Umum partai berlambang beringin ini untuk periode 2019-2024.
Sebagaimana diketahui, dua sosok menjadi calon kuat yaitu Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo, sementara calon lainnya yaitu Ridwan Hisjam dan Indra Bambang Utoyo juga disebut menjadi kandidat Caketum Partai Golkar yang akan maju di Munas nanti.
Dalam pidato pembukaan Rapimnas yang berlangsung di Hotel Ritz Charlton, Jakarta, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan harapannya agar Munas bulan depan dapat berlangsung lancar serta demokratis dengan cara musyawarah demi mencapai kata mufakat.
"Harapan saya, dalam munas yang dikedepankan adalah tentu demokratis dengan musyawarah mufakat," ujar Airlangga ketika membuka Rapimnas Golkar, sebagaimana terpantau oleh kabargolkar.com. Airlangga menginginkan proses musyawarah mufakat berjalan dengan baik.
Golkar Tetap Bersatu
Airlangga juga mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo yang menginginkan Golkar kuat dan bersatu. Menurutnya, sudah saatnya riak-riak konflik masa lalu dilewatkan dan dilupakan, menghindari saling sikut mencegah Golkar pecah. "Tidak ada sikut-sikutan, yang ada adalah persatuan, dan ini semua adalah untuk kesejahteraan rakyat Indonesia," ujarnya.
Sebagai forum tertinggi partai, Airlangga meminta para kader menjadikan gelaran tertinggi tersebut sebagai momen persatuan yang penuh persahabatan serta kehangatan. Menurutnya, bila ada riak sepanjang proses Munas, hal tersebut menjadi hiasan proses demokrasi yang pada akhirnya memperlihatkan kekuatan Golkar sebagai partai demokratis.
Ia pun mengajak semua pihak berjanji untuk menerima apapun hasil Munas Golkar awal Desember nanti dan tetap menjaga keutuhan partai. "Mari kita jaga partai kita, karena partai kita sangat disegani oleh yang lain," pungkasnya. (kabargolkar)
#RapimnasGolkar2019