Amin Ngabalin, (Foto: Ist/kumparan)[/caption]
kabargolkar.com, FAKFAK - Amin Ngabalin salah bakal calon (Balon) mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Golkar Fakfak. Ia merupakan salah satu kader partai Golkar, berkewajiban untuk selalu menjaga marwah dan wibawa Partai Golkar. Partai teresebut diketahui merupakan salah satu partai pemenang pada pemilu legislatif 2019.
Bahkan Partai Golkar telah memenuhi syarat maksimal untuk mengusung balon bupati maupun wakil bupati, karena telah memiliki 4 kursi di DPRD Fakfak. Namun Golkar hingga kini tidak mengusung kader dari internal partai sendiri.
"Sebagai kader saya memenuhi persyaratan khusus untuk membuktikan bahwa benar saya adalah kader golkar. Sementara berkaitan dengan ketentuan umum atau persyaratan umum sebagai yang sudah di atur dalam undang-undang Pilkada itu, akan menjadi tanggung jawab kandidat apa bila diusung oleh Partai Golkar untuk mendaftar di KPU," ujarnya.
Ia melanjutkan, berkaitan dengan visi misi, telah disampaikan kepada panitia penjaringan pasangan calon bupati dan wakil bupati Fakfak 2020, bahwa visi misi akan di susun bersama partai politik sebagai partai pengusung.
Berdasarkan keputusan hasil rapat pleno DPP Partai Golkar dan Rapimnas yang akan di perkuat di Munas tanggal 3 sampai 6 Desember mutlak dan wajib hukumnya Partai Golkar mengusung kader internal sepanjang ada kader yang mencalonkan diri.
"Saya sangat menyayangkan partai yang menjadi pemenang Pemilu di Kabupaten Fakfak,ternyata tidak ada kader secara internal yang mencalonkan diri sebagai bupati maupun wakil bupati. Itu sayang sekali. Tapi hari ini jika ada kader internal dari DPD Golkar Fakfak mencalonkan diri, ngapain kita jauh dari Jakarta datang untuk calon di Fakfak," tegas Ngabalin. (kumparan)