kabargolkar.com, SELAYAR - Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Selayar, Basli Ali yang kini masih menjabat selaku Bupati ini dipastikan bakal bertarung kembali di Pilkada Selayar dengan menggaet pasangan Saiful Arif yang menjabat selaku Majelis Pertimbangan DPC Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Selayar.
Partai Golkar yang berhasil meraih 12 kursi di Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) yang berlangsung beberapa waktu lalu di Kabupaten Kepulauan Selayar ini mengungguli parpol lainnya menunjukkan partai berlambang pohon beringin ini masih sangat tangguh lantaran dapat mengusung pasangan Cabup dan Cawabup tanpa harus berkoalisi dengan parpol lainnya.
Kendati memiliki jumlah kursi yang cukup untuk mengusung pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati dari internal kader partai berlambang pohon beringin tanpa harus berkoalisi di Pilkada Serentak 2020 mendatang di Kabupaten Kepulauan Selayar, tidak membuat Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Selayar, Basli Ali yang juga Calon Bupati incumbent ini menutup ruang bagi Parpol lain untuk berkoalisi dengan Partai Golkar di Pilkada Selayar.
Basli Ali mengatakan menentukan pilihan dalam kontestasi Pilkada mendatang di Kabupaten Kepulauan Selayar bukan hanya sekedar jumlah kursi parpol yang mencukupi jadi penentu unggulnya usungan Parpol melainkan ada indikator lain. Karenanya ia memilih berpasangan dengan Saiful Arif yang saat ini menjabat Majelis Pertimbangan DPC Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Saya memilih Pak Saiful Arif selaku Calon Wakil karena survey dan saat ini Tim telah gencar sosialisasi ke masyarakat", kata Basli Ali Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Selayar ini kepada kabargolkar
Ia bahkan tidak menampik pasangan yang saat ini akrab disebut BAS singkatan dari nama Basli Ali dan Saiful Arif juga tengah siap menghadapi segala kondisi jelang Pilkada Kabupaten Kepulauan Selayar, termasuk bila berhadapan dengan kotak kosong.
"Apapun kemungkinan yang terjadi di Pilkada Selayar, yang jelas pasangan Basli Ali dan Saiful Arif terus disosialisasikan untuk dapat diterima masyarakat selayar", tutupnya. [bns]