Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Pengamat Sebut 4 Faktor yang Pengaruhi Pemilihan Ketum Golkar
  Kabar Golkar   02 Desember 2019
[caption id="attachment_32250" align="aligncenter" width="910"] Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah). (Foto: beritasatu/Robert Wardhy )[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Koordinator Lingkar Masyarakat Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menyebut empat faktor yang akan menjadi penentu dalam pemilihan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar (PG). Calon ketum harus memiliki popularitas dan elektabikitas. Alasannya, Golkar adalah partai besar. Jika calon ketumnya tidak dikenal, akan menyulitkan partai berlambang pohon beringin itu untuk mengorbitkan ketum sebagai calon presiden atau calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
"Golkar biasanya tidak main-main ketika mencalonkan sebagai ketum. Bukan yang muncul tiba-tiba. Relatif tokoh yang dikenal dan memiliki posisi," kata Ray Rangkuti dalam diskusi bertema "Munas X Partai Golkar: Harapan dan Tantangan Partai Golkar Pada Munas 2019, Sabtu (1/12/2019). Selain Ray, tampil sebagai pembicara Hanta Yudha (Direktur Poltracking Indonesia) Sebastian Salang (Juru Bicara Partai Golkar), Christina Aryani (Juru Bicara Partai Golkar), dan Primus Dorimulu (Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings).
Faktor ketiga adalah pendekatan persoalan sang calon. Menurutnya, politik Indonesia lebih banyak ditentukan pendekataan personal daripada struktur. Hubungan personal itu seperti keaktifan di berbagai organisasi, terlibat banyak dalam kegiatan sosial maupun politik serta jaringan aktivis. "Ini malah lebih kuat menentukan. Hungan personal ini menjadi kunci poltik Indonesia, termasuk Golkar," jelas Ray Rangkuti.
Faktor keempat adalah dukungan dari pemerintah. Kepada siapa pemerintah mendukung sangat menentukan siapa ketum terpilih. "Sejauh ini, presiden belum punya kecenderunga. Dukungan pemeritah biasa satu minggu sebelum munas. Tapi bisa juga satu hari menjelang Munas. Ini nanti yang akan ditunggu," tutup Ray Rangkuti. (beritasatu)
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.