Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Ketua AMPI DKI: Tokoh Golkar Ajarkan Millenial Soal Egostruktural
  Kabar Golkar   04 Desember 2019
[caption id="attachment_32602" align="aligncenter" width="700"] Ketua DPD AMPI DKI Gaya Kartasasmita[/caption] kabargolkar.com, JAKARTA - Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar ke-10 menjadi sorotan banyak pihak. Terlebih lagi, dengan mundurnya Bambang Soesatyo atau beken disapa Bamsoet menjadi Calon Ketua Umum (Caketum). Banyak yang menyangkal jika mundurnya Bamsoet itu ada campur tangan dari orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo. Sebab, Bamsoet adalah salah satu kandidat kuat penantang Airlangga Hartarto. Namun, bukan saja Bamsoet, sejumlah kandidat lain ikut mundur dalam pencalonannnya menjadi Caketum Partai Golkar dalam Munas ke-10 ini seperti Agung Gunanjar, Achmad Annama dan Indra Bambang Utoyo. Dengan mundurnya empat kandidat Caketum Partai Golkar, hanya tersisa dua nama yaitu, Airlangga Hartarto dan Ridwan Hisjam. Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi DKI Jakarta, Gaya Kartasasmita mengatakan jika mundurnya empat kandidat itu sejatinya menjadi pelajaran bagi kader millenial Golkar. Gaya melihat jika keputusan Bamsoet dan sejumlah nama lain itu merupakan  langkah konkrit dengan tidak mementingkan egostruktural dalam Munas Partai berlambang pohon beringin ini. "Dengan menunjukkan sikap yang harmonis dan humanis dalam menjaga soliditas partai, ini sangat bagus dan patut menjadi contoh bagi kami sebagai junior atau generasi penerus mengedepankan nilai luhur dalam menjaga kesatuan, karena kami (kader) adalah bagian dari keluarga besar Golkar juga," kata Gaya, Rabu (4/12/2019). Gaya menyampaikan, dalam etika berpolitik era kini tokoh atau kandidat dalam calon selayaknya menunjukkan kedewasaan politik demi menjaga marwah partai. Kedewasaan dimaksud adalah dengan melakukan ide terobosan yang inovatif dan kreatif, guna menselaraskan komitmen Presiden Jokowi dalam pengembangannya di Industri Kreatif. Ia melanjutkan, musyarawarah mufakat dalam pesta demokrasi internal partai dimungkinkan dapat memacu kedewasaan politik kader muda di masa depan. "Jadi kita sebagai kader muda Golkar beterima kasih atas seluruh pencapaian kepakatan yang terjalin di munas yang ke 10  karena ini semua nantinya akan menjadi bekal sepak terjang kita di pilkda dan pileg yang akan datang utk seluruh kader Golkar," pungkasnya.
Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.