[caption id="attachment_33598" align="aligncenter" width="750"]
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak Tampak meyambangi dan berbincang dengan Menpora yang juga PLT Ketua Golkar 1 Jatim Zainuddin Amali. Photo/tribunn[/caption]
Kabargolkar.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, hadiri acara Pendidikan Politik Kader Muda Partai Golkar Provinsi Jawa Timur, di Surabaya (Sabtu, 21/12/2019). Acara ini digagas oleh DPD Golkar Jatim bagi kader muda partai Golkar di Jatim.
Selain dihadiri langsung oleh ZA (sapaan Zainudin Amali), acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pengurus Partai Golkar di Jatim. Di antaranya, Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Jatim sekaligis Ketua Panitia acara ini, Pranaya Yudha, Wakil Ketua DPD Golkar Jatim, Kodrat Sunyoto, dan sejumlah kader Golkar lainnya.
Selain dihadiri langsung oleh ZA (sapaan Zainudin Amali), acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pengurus Partai Golkar di Jatim. Di antaranya, Sekretaris DPD Golkar Jatim, Sahat Tua Simanjuntak, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Jatim sekaligis Ketua Panitia acara ini, Pranaya Yudha, Wakil Ketua DPD Golkar Jatim, Kodrat Sunyoto, dan sejumlah kader Golkar lainnya.
Pada sambutannya, ZA menerangkan bahwa kader muda Partai Golkar harus bisa menjawab tantangan zamanm di antaranya, dengan maraknya bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Bonus demografi membawa kesempatan sekaligus tantangan besar.
Menurut ZA, salah satu kesempatan menghadapi era tersebut adalah melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Pria yang juga menjabat Plt Ketua DPD Golkar Jatim ini mengatakan persaingan antar negara juga semakin ketat.
Contohnya, Indonesia di antara negara-negara Asia Tenggara dulu selalu berada di depan.
”Kita tidak boleh dimanjakan oleh sumber daya alam yang melimpah, namun harus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) juga,” katanya di hadapan peserta pertemuan.
Saat ini, Pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo telah membuat lima program prioritas, yaitu, meneruskan pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, mereview sekaligus meringkas aturan-aturan atau regulasi, menata birokrasi dan soal ekonomi.
"Dari lima program prioritas, yang paling penting adalah pembangunan SDM. Sekali lagi, kami mengingatkan persaingan di antara kaum muda atau milenial, sekarang makin ketat," jelasnya.
Oleh karena itu, melalui pendidikan politik tersebut, ZA optimis kalangan milenial yang juga kader muda Golkar bisa sembari menimba ilmu.
Menurutnya, banyak manfaat yang didapatkan dari kegiatan ini.
"Pada bonus demografi, kuncinya adalah berani bersaing. Kunci memenangkan persaingan ada pada peningakatan SDM. Peningkatan SDM bisa melalui n, dapat menjalankan tugas dan fungsinya," tandas Pranaya
sumber:
Surya
Â
Â
Â
Â
Â