[caption id="attachment_34181" align="aligncenter" width="700"]
MKGR DIY memperingati HUT ke 60 di GPC Karangtengah, Kecamatan Imogiri Bantul, Minggu (5/1/2020)[/caption]
Kabargolkar.com - Organisasi masyarakat (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) DIY memperingati hari ulang tahun ke- 60 di GPC Karangtengah, Kecamatan Imogiri, Bantul, Minggu (05/1/2020).
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan warga itu, dilakukan pemotongan tumpeng dan disalurkan bantuan sosial berupa bedah rumah, kepada warga yang membutuhkan.
Bantuan diberikan kepada Slamet Widodo, warga Gilangharjo, Kecamatan Pandak. Ia mendapatkan bantuan bedah rumah, senilai Rp 15 juta rupiah.
Selama ini, Ia mengaku tinggal di satu rumah petak dengan ukuran 6x6 meter persegi. Bantuan rehab tersebut menurut dia akan digunakan untuk merenovasi kamar mandi, atap dan lantai yang masih menggunakan plester.
"Saya berterimakasih sekali, dapat bantuan," kata Slamet, dengan mata berkaca-kaca.
Ketua MKGR DIY, Gandung Pardiman mengatakan peringatan ulang tahun ke-60 semestinya menjadi momentum evaluasi bagi warga MKGR.
Apa yang sudah dilakukan. Kemanfaatannya untuk siapa, dan menentukan langkah apa yang akan dicapai dimasa mendatang.
Dikatakannya, menjadi warga MKGR tidaklah mudah. Harus benar-benar memahami dan memegang teguh panca moral.
Meliputi Cinta, Jujur, Berani, Musyawarah dan Kerja nyata.
Kesemuanya itu menurut Gandung harus menjadi satu kesatuan utuh. Diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kalau orangnya berani saja, tapi tidak karya nyata, itu bukan panca moral. Kalau hanya pintar omongan doang, tetapi tidak ada Karya nyata, itu juga bukan panca moral. Cinta, Jujur, Berani, Musyawarah dan Kerja nyata itu satu kesatuan utuh yang tidak bisa dipisahkan," kata anggota komisi VII DPR RI itu.
sumber:
TribunJogja
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â