kabargolkar.com, TERNATE - Dewan Pimpinan Daerah (DPD I) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Maluku Utara, pada Selasa 14 Januari 2020 ini akan melakukan fit and proper test untuk para Bakal Calon Kepada Daerah (Balon Kada) 8 kabupaten/kota di Maluku Utara. Kegiatan yang dilangsungkan dalam rapat pleno yang dihadiri pengurus DPD II Partai Golkar se-Maluku Utara itu, akan membahas juga pelibatan lembaga survei.
Sedianya rapat pleno ini dilaksanakan di Ballroom Grand Dafam Ternate, mulai pukul 09.00 WIT.
Sekretaris DPD I Partai Golkar Malut, Arifin Djafar menjelaskan rapat pleno itu menindaklanjuti Juklak DPP Partai Golkar nomor 06/DPP/Golkar/VI/2016, tentang penetapan pasangan calon Gubernur, Bupati, dan Walikota.
Setelah pleno, Partai Golkar Malut akan melakukan konsolidasi organisasi. ”Setelah rapat koordinasi ini, tahap selanjutnya adalah penetapan Balon Kada. Setelah penetapan, baru kita kasih ke DPP Partai Golkar, karena mereka menunggu hasil dari sini,” jelas Arifin.
Dia membeberkan, tak sema Balon Kada yang mendaftarkan diri ke Partai Golkar akan diikutkan dalam survey.
Dia mencontohkan, untuk Balon Kada kota Ternate dalam penjaringan yang telah dilakukan, terdapat 10 orang yang mendaftar, yakni Fachri K Sangadji, Iswan Hasyim, Iqbal Amin, Muhammad Hasan Bay, M. Tauhid Soleman, Merlisa Marsaoly, Nuryadin Rahman, Rivai Umar, Ruslan Bian, Sidik Dero Siokona.
Sementara yang mengikuti survey hanya 7 orang, yakni Iswan Hasim, Merlisa Marsaoly, H Muhammad Hasan Bay, Nuryadin Rahman, Dr. Sidik Siokona dan M Tauhid Soleman.
Sedangkan Balon Wakada yang mendaftar sebanyak 6 orang, yakni Arifin Djafar, Firman Mudaffar Syah, Hasby Yusuf, Djasman Abubakar, Ahmad Yani Abdurahman, dan Madiani Muksin, namun yang mengikuti Survey hanya 1 orang, yakni Arifin Djafar.
Menurut dia, Partai Golkar menggunakan 10 lembaga survey untuk melaksanakan survey. Partai Golkar juga katanya melakukan komunikasi secara massif ke semua partai untuk membangun koalisi. (sumber)