Â
style="vertical-align: inherit">KabarGolkar.com - Dalam rangka memperingati HUT SOKSI Ke-58, pada Hari Minggu, mengadakan Buka Puasa Bersama (20/5) bertempat di Kediaman Bapak Ahmadi Noor Supit Waketum SOKSI / Anggota Fraksi Partai Golkar DPR-RI silaturahmi dan tali asuh kepada Perempuan Kepala Keluarga sebagai salah satu wujud SOKSI Peduli (PEKKA).
Hadir juga Ketua DPR-RI pejabat negara dan para petinggi Partai GOLKAR dan SOKSI serta Kader dan Simpatisan SOKSI kurang lebih 500 orang.
Perempuan adalah pilar bangsa dan negara. Perempuan bisa saja dapat menjalankan fungsi-fungsi yang berhubungan dengan cara depan peradaban, tetapi juga hampir identik dengan dimensi feminitas yang sangat diperlukan sebagai upaya optimal pembangunan perdamaian dan demokrasi.
Namun tidak ada wanita yang mendapat perhatian dan perpisahan yang sepatutnya di negeri ini. terutama, yang berasal dari lawan jenisnya. Situasi bahkan tanpak memburuk ketika memperhatikan perempuan tanpa pasangan. Tidak jarang semua stereotip negatif dilekatkan kepada wanita ini oleh para laki-laki. yang mewarnai orang-orang terdekatnya. baik dalam lingkungan kerja, tempat tinggal dan keluarga.
Data lain yang menunjukkan jumlah perempuan tanpa keluarga (PEKKA) terus meningkat. Fenomena peningkatan ini menunjukkan kian gigihnya perempuan tanpa terus berkiprah dan menjalankan tugas-tugas baik sebagai perempuan maupun sebagai orang tua. Tapi ini semua belum dibarengi dengan penghargaan yang layak dari publik. • stereotip-stereotip bernada miring terhadap mereka iuga tidak tampak berkurang.
Untuk itu dalam kesempatan Ramadhan. mana Kepedulian terhadap sesama dan masyarakat menjadi esensi dalam Bulan Penuh Berkah ini. utama sekaligus SOKSI ingin melakukan yang lain lagi perempuan.
Termasuk Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) adalah pilar penentu masa depan Indonesia dan bahkan dunia. PEKKA perlu mendapat perhatian Pemerintah dan masyarakat agar tidak terus menerus terhinakan dan proses peminggiran. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam bentuk program-program pemberdayaam yang tidak saja diutamakan ke PEKKA dan kaum perempuan. Tapi juga masyarakat pada umumnya agar dapat memenuhi kiprah wanita untuk Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.
1. SOKSI Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia