Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
KIB Hentak Asmosfir Politik Nasional
  Nyoman Suardhika   11 Juni 2022
Credit Photo / Istimewa
Itulah cara Cak Imin mendompleng KIB agar dirinya terangkat dalam pemberitaan. Ya sah sah saja. Namanya juga politik. Jangan dianggap serius juga.

Pun dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di tengah hari bolong, mendatangi kantor DPP NasDem di Gondangdia bertemu Surya Paloh. Dalihnya hanya makan siang, teman lama, sesama alumni Golkar katanya.

Empat hari berselang, giliran SBY mengajak putra sulungnya, AHY yang juga Ketua Umum Demokrat menemui Surya Paloh di lokasi yang sama. Pertemuan para elite partai ini disebut-sebut sebagai penjajakan koalisi. Walau diakui kedatangan SBY ke Surya Paloh adalah kunjungan balasan.

Sementara PDIP agak sinis memandang kemunculan KIB. Mereka tidak minat mengikuti langkah Golkar, PAN dan PPP untuk merancang koalisi Pemilu 2024. Buang-buang energi, kata sekjennya. Ya wajar juga karena PDIP sudah punya boarding pass Pilpres.

Ketum Harus Berani Nyapres

Apapun itu, percakapan politik riuh, bergairah dengan kehadiran KIB. Percakapan politik tidak melulu soal figur capres yang itu-itu saja, seperti dalam teropongan lembaga survei. Padahal belum tentu juga mereka punya kendaraan untuk dicalonkan sebagai capres.

Tapi tak bisa dinafikan, akan muncul pertanyaan menggelitik. Siapa capres yang akan diusung KIB?

Soal ini, para tokoh di KIB lagi asyik ngobrol, bertukar pikiran sembari melihat peluang. Pastinya, tiga parpol yang ada di KIB sama-sama mengusulkan kandidat capres untuk Pemilu 2024. Parpol akan mengusung kader terbaiknya sebagai capres, itu wajar.

Bagi kami di Golkar, capresnya cuma satu, namanya Airlangga Hartarto. Ini hasil keputusan forum tertinggi di Partai Golkar. Pun dengan PAN, yang mengusulkan Zulkifli Hasan sebagai capres, dan Suharso Monoarfa capres dari PPP.

KIB berkomitmen menjaga soliditas dan kekompakan, termasuk urusan penentuan capres-cawapres.

Menariknya KIB sepakat tidak ingin menjadikan populisme sebagai dasar menentukan calon pemimpin. KIB tidak ingin terjerat pada pola-pola figur populis di pilpres mendatang. KIB ingin membawa spirit baru, gagasan dan ide baru tentang bagaimana membangun bangsa ke depan.

Karenanya, KIB diharapkan tidak terpaku pada elektabilitas tokoh di survei untuk mengusung capres-cawapres. Sebab, tak ada jaminan kompetensi dari tokoh populer dan memiliki elektabilitas tinggi di survei.

Kalau kader-kader terbaik parpol di KIB lebih kompeten, lebih kapabel diusung sebagai capres/cawapres di Pemilu 2024, kenapa tidak?


Lalu Mara Satriawangsa (Politisi Partai Golkar)

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.