Sastra Indonesia dihinggapi kabar duka. Penyair Joko Pinurbo meninggal dunia pada usia 61 tahun di Yogyakarta, Sabtu (27/4/2024) pagi. Lelaki yang akrab dipanggil Jokpin itu dinilai sebagai salah seorang penyair terbaik Tanah Air karena puisi-puisinya dianggap telah menawarkan kebaruan dalam sastra Indonesia.
Kabar meninggalnya Jokpin disampaikan oleh Editor Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Mirna Yulistianti, yang selama ini mengedit buku-buku Jokpin. Mirna menyebut, dirinya menerima kabar duka tersebut dari istri Jokpin, Nurnaeni Amperawati Firmina, pada Sabtu pagi, melalui aplikasi WhatsApp.
Menurut Mirna, Jokpin meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta. Dia menambahkan, berdasarkan informasi dari sang istri, Jokpin dirawat inap di RS Panti Rapih sejak Jumat (26/4) malam.
Berdasarkan informasi yang diterima Kompas, jenazah Jokpin akan disemayamkan di Rumah Duka PUKY, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jenazah sang penyair akan dimakamkan di Kabupaten Sleman, DIY, pada Minggu (28/4).
Mirna menuturkan, Jokpin merupakan salah seorang penyair terbaik Indonesia setelah Sapardi Djoko Damono. Meski begitu, Jokpin selalu bersikap rendah hati saat berinteraksi dengan berbagai pihak. “Sama sekali tidak ada kesombongan di diri Mas Jokpin yang kita tahu dia adalah salah satu penyair terbaik Indonesia,” ungkap Mirna.
Ditahun 2023 lalu, Jokpin meraih penghargaan Achmad Bakrie XIX. Penghargaan yang dipersembahkan untuk orang-orang yang berprestasi di bidangnya masing-masing yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Dikutip dari keterangan Ketua Penyelenggara Penghargaan Achmad Bakrie XIX Aninditha Anestya Bakrie, acara yang diselenggarakan tahunan ini sesuai amanah H. Achmad Bakrie(1916-1988) yang tertuang dalam filosofi Bakrie atau Trimatra Bakrie yaitu: keIndonesiaan, kemanfaataan dan kebersamaan.
Trimatra Bakrie masih terus dijalankan sebagai bentuk komitmen pada pembangunan bangsa dan negara Indonesia serta untuk menghargai karya-karya terbaik, kreatif, dan inovatif yang ditujukan bagi kemajuan dan perkembangan positif bangsa Indonesia.
Penerima Penghargaan Achmad Bakrie ditentukan melalui seleksi ketat tim juri yang terdiri dari tim Freedom Institute, perwakilan Bakrie Group, dan pakar atau konsultan independen. Penghargaan kepada Joko Pinurbo (bidang Sastra) terhadap puisinya yang secara tajam menggabungkan warisan puisi lirik dengan budaya populer dan satire sosial.
Selamat jalan, Joko Pinurbo.
Terima kasih atas segala kata yang kau tebarkan bagi kami semua.
Karyamu akan selalu abadi.