Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Bahlil Bicara Sejarah Golkar di Musda XI Partai Golkar Sulteng
  Muzaki   25 Agustus 2025
Ketua DPP Partai Golkar bidang Kebijakan Politik Luar Megeri dan Hubungan Internasional, Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si

Oleh Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, M.Si
Ketua DPP Partai
Golkar

(Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional)

KabarGolkar - Musyawarah Daerah XI Partai Golkar Sulawesi Tengah menjadi momen penting bagi perjalanan panjang partai ini.

Ia bukan sekadar konsolidasi organisasi, melainkan juga ruang untuk kembali menghidupkan ingatan sejarah yang mendasari eksistensi Golkar.

Ketua Umum Bahlil Lahadalia mengingatkan kembali pada keputusan PPKI saat merdeka, di mana berbagai elemen kebangsaan bersatu.

Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, ISEI, PDGI, IDI, IBI dan IAI adalah organisasi-organisasi yang tergabung dalam 97 organisasi yang mendirikan SEKBER GOLKAR termasuk HMI, Pelajar Islam Indonesia, hingga Pemuda Muhammadiyah di bawah Lukman Harun.

Dari sinilah Sekber Golkar lahir, yang kemudian berkembang menjadi Partai Golkardengan peran besar dalam perjalanan republik.

Sejarah Golkar penuh dinamika. Pada masa Orde Baru, Golkar hadir sebagai kekuatan politik yang menopang stabilitas negara. Namun ketika reformasi 1998 bergulir, badai besar mengguncang partai ini.

Sekretariat dibakar, serangan politik datang bertubi-tubi, dan banyak yang memprediksi Golkar akan tamat. Kenyataannya berbeda.

Golkar tidak hanya bertahan, melainkan bangkit kembali.

Akbar Tandjung menjadi simbol ketangguhan itu, turun ke jalan, masuk ke bis, menyapa rakyat, dan membuktikan bahwa partai ini tidak pernah mati. 

Jatuh bangun adalah hal biasa, tetapi keberanian untuk bangkit kembali adalah tanda keabadian sebuah partai besar.

Pada masa Orde Baru, Golkar dikenal luas dengan gagasan besar Trilogi Pembangunan yang menjadi dasar setiap Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun).

Trilogi ini berisi tiga pilar utama. Pertama, stabilitas nasional yang sehat dan dinamis untuk menjamin terciptanya ketertiban dan keamanan sebagai prasyarat pembangunan. Kedua, pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi agar bangsa ini mampu bangkit dari keterbelakangan.

Dan ketiga, pemerataan pembangunan serta hasil-hasilnya menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tiga pilar ini bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan yang dijalankan bertahun-tahun, membentuk wajah Indonesia modern yang lebih kuat.

Setelah reformasi, ketika Golkar berubah menjadi partai politik yang berdiri sejajar dengan partai lain dalam sistem demokrasi multipartai, semangat trilogi itu tidak ditinggalkan, tetapi ditafsir ulang sesuai dengan tuntutan zaman.

Stabilitas nasional kini diterjemahkan dalam kerangka supremasi hukum, demokrasi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Pertumbuhan ekonomi diperluas maknanya menjadi pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Sedangkan pemerataan pembangunan diperkuat melalui upaya menekan ketimpangan, mengurangi kemiskinan, serta memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di kota besar tetapi juga menjangkau desa, daerah, dan kawasan perbatasan.

Dengan begitu, nilai-nilai trilogi pembangunan tetap hidup, meski dalam wajah yang lebih demokratis dan terbuka.

Bahlil juga memberikan catatan yang sangat penting tentang kepemimpinan dalam tubuh Golkar setelah reformasi. Ia menyebut bahwa hanya ada dua ketua umum yang berhasil meningkatkan jumlah kursi partai di parlemen, yaitu Akbar Tandjung pada 2004 dan Airlangga Hartarto pada 2024.

Dengan rendah hati Bahlil berkata, “Kalau ketua umum partai, kursinya turun, ya mohon maaf

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.