Kabargolkar.com - Sejumlah warga binaan di beberapa wilayah di Pulau Jawa secara bertahap akan memperoleh vaksinasi oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Polri.
Apresiasi pun datang dari Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi. Berdasarkan penilaiannya, warga binaan memang rentan terpapar Covid-19 lantaran jumlahnya yang sudah melebihi kapasitas lapas alias overload yang memaksa mereka harus berdesakan di dalamnya.
"Warga binaan termasuk dalam kelompok paling berisiko terhadap Covid-19. Karena itu vaksinasi ke depan harus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali," kata Andi Rio, Rabu (28/7/2021).
Ketua Bidang Perikanan dan Kelautan DEPINAS SOKSI ini meminta Kemenkumham dan Polri harus dapat memperhatikan ketersediaan stok vaksin Covid-19 untuk warga binaan agar dapat divaksinasi secara keseluruhan guna mencegah penyebaran Covid-19 di lapas.
Andi Rio meminta lapas dapat melakukan vaksinasi secara terukur agar tidak terjadi kepadatan karena banyak lapas di Indonesia yang kondisinya melebihi kapastitas sehingga dipastikan sulit menjaga jarak.
"Harus dapat dipastikan protokol kesehatan tetap diterapkan, baik di dalam lapas dan saat program vaksinasi seperti melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala di dalam lapas," ujarnya.
Politisi Partai Golkar itu meminta Kemenkumham harus dapat melakukan berbagai upaya dan strategi untuk mengurangi risiko penyebaranCovid-19 di lapas dan rumah tahanan (rutan).
Dia meminta seluruh petugas lapas dan rutan tidak lengah dan sigap memberikan pelayanan kesehatan apabila ada warga binaan maupun petugas yang terpapar Covid-19 agar virus tersebut tidak meluas.
"Jangan sampai ada napi atau petugas yang terpapar namun tidak mendapatkan perhatian dan pelayanan, mengingat ini menyangkut keselamatan jiwa warga binaan," tandasnya.