Kabargolkar.com - Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui salah satu dari delapan program strategis yaitu Yellow Clinic tengah gencar melakukan vaksinasi massal untuk masyarakat.
Melansir laman pemberitaan selatanindonesia, sejak Rabu (1/9/2021) kemarin di daratan Timor, hari ini vaksinasi massal dilakukan untuk warga di daratan Sumba dan Kabupaten Kepulauan yaitu Lembata, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Alor.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng yang membuka acara vaksinasi serentak melalui aplikasi zoom dari Jakarta, Kamis (2/9/2021) menyebutkan, meski telah menerima vaksin baik tahap pertama maupun tahap kedua, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan pemerintah.
“Saya berikan apresiasi yang tinggi karena Golkar NTT sebagai unsur masyarakat memberikan perhatian terhadap kesehatan warga melalui program Yellow Clinic melakukan vaksinasi sebanyak 31.000 orang. Seluruh kader Golkar harus sampaikan kepada masyarakat bahwa meskipun sudah vaksin bukan berarati langsung kebal, tetap harus jalani prokes. Jangan lalu kita setelah vaksin langsung pesata pora, tidak mau peduli dengan prokes. Harus tetap taat prokes sampai mayoritas atau seluruh masyarakat NTT mendapatkan vaksinasi,” sebut Melki Mekeng.
Politisi senior Golkar yang terpilih lima periode beruntun dari Dapil NTT I ini mengakui, bererapa waktu lalu Provinsi NTT masuk dalam daerah yang penyebaran Covid-19 sangat tinggi. Bahkan ia juga mengakui, banyak kendala untuk mendapatkan vaksin.
“Kita bersyukur karena punya kader terbaik Pak Melki Laka Lena yang kini Wakil Ketua Komisi IX punya kemampuan lebih untuk bisa menjangkau akses ke pemerintahan untuk mendapatkan vaksin, ini luar biasa,” katanya.
Disebutkan Melki Mekeng, kader Golkar harus tetap konsen terhadap kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, jika masyarakat sehat maka perekonomian akan lebih cepat pulih dan sekotr pariwsata di NTT akan kembali bangkit.
“Vaksinasi untuk warga NTT ini harus disebarluaskan hingga ke dunia internasional agar wisatawan yang ingin menikmati pariwisata di NTT bisa mengetahui bahwa mayoritas masyarakat NTT sudah divaksin,” katanya.