kabargolkar.com, JAKARTA - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi ikut menanggapi momen G30S PKI yang menurutnya merupakan masa yang cukup kelam dalam sejarah bagi bangsa Indonesia.
"Kita sudah melewati masa kelam G30 S/PKI yang menorehkan luka yang dalam pada bagian sejarah kehidupan kebangsaan," ujar Dedi.
Oleh karena itu, Dedi menyampaikan pesan bahwa pada setiap tanggal 1 Oktober adalah momentum untuk memandang masa depan agar peristiwa kelam tersebut tidak akan terulang kembali.
Selain itu, mantan Bupati Purwakarta tersebut juga menjelaskan jalan hidup dari sebuah negara Pancasila. "Peletakan dasar ketuhanan dalam hak kemanusiaan, kebersamaan, demokrasi, keadilan hukum dan ekonomi adalah jalan hidup negara Pancasila," ujar Dedi dikutip SeputarTangsel.Com dari akun Instagram @dedimulyadi71 pada Jumat, 1 Oktober 2021.
Selanjutnya, jika hal-hal tersebut ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia, maka Pancasila akan kehilangan kesaktiannya. Kalau hal ini kita tinggalkan, maka Pancasila hanya menjadi jargon yang hilang kesaktiannya," ungkap Dedi.
Unggahan Instagram Dedi tersebut kemudian mendapatkan berbagai macam komentar dari para netizen. "Apalagi sila ke 5 nya...hilang pak," komen akun @zuple2020.
"Bagi saya pancasila sudah kehilangan kesaktiannya saat ini," tulis akun @agussuherman13.
"Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Pancasila Adalah Pererat Kesatuan dan Persatuan Anak Bangsa Indonesia," ujar akun @arihanrambe89.
"Semoga allah swt menjaga kang dedi dari segala keburukan dan selalu di jaga kesehatan lahir dan batinya ,,aamiin ya robalallamin," kata akun @iiswans1405.***