Bukti Perjuangan Saniatul Lativa di Senayan, Ratusan Miliar Mengalir untuk Kabupaten Tebo
Oleh Irman · · Kabar Parlemen
“Hampir setiap tahun sejak 2018 sampai saat ini, berkat perjuangan Ibu Hj. Saniatul Lativa berbagai pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBN selalu kita dapatkan, mulai dari jalan, jembatan, turap, Program Bedah rumah (BSPS), PISEW, P3TGAI. tanpa perjuangan beliau akan mustahil bisa mendapatkan ratusan miliar anggaran APBN tersebut,” kata Sardi, Kepala Dinas PUPR Tebo
Beruntungnya, berkat perjuangan anggota Komisi IX DPR-RI, Hj. Saniatul Lativa peningkatan pelayanan dan fasilitas dan sarana prasarana kesehatan makin jelas terkihat. Dibuktikan, pada tahun 2021 lalu, RSUD STS Tebo mendapatkan bantuan pembangunan gedung Poliklinik 3 lantai dari anggaran DAK senilai Rp 35 miliar yang dalam waktu dekat akan selesai pembangunannya.
Pembangunan gedung Puskesmas Tebo Tengah dengan anggaran Rp 4 Milyar bersumber dari DAK telah selesai dibangun pada Tahun 2021 lalu. Sebelumnya juga sudah berdiri Gedung Rusunawa yang dibangun dari APBN dengan anggaran Rp 12 miliar yang saat ini digunakan untuk Rumah Isalosi Pasien Covid-19. Bahkan Tahun 2022 ini, RSUD STS Tebo juga kembali mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 45 miliar untuk pembangunan Gedung dan Sarana Prasarana lainnya.
“Ucapan terima kasih yang tak terhingga untuk Ibu Saniatul Lativa karena berkat perjuangan beliau, fasilitas kesehatan di Kabupaten Tebo perlahan mulai terpenuhi,” ucap dr. Riana Elizabeth, Kepala Dinas Kesehatan Tebo.
Untuk meningkatkan kompetensi SDM masyarakat, anggota DPR RI Fraksi Golkar Hj Saniatul Lativa juga membawa 11 unit Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas ke Dapilnya, Provinsi Jambi, 4 diantaranya untuk Kabupaten Tebo dengan nilai Rp 1 Miliar untuk 1 BLK. Kemudian 4 BLK di Kabupaten Tebo diantaranya di Ponpes Al-hariri (komputer) Desa Betung Bedarah, Barat Kecamatan Tebo Ilir.
Kedua, Ponpes Baitu Anfa’unnas (Komputer) Desa Purwoharjo. Ketiga di Ponpes Raudhatul Asror (Disaign model dan Tekstil) Desa Sumber Sari Kecamatan Rimbo Ilir. Dan yang keempat di Persekutuan Gereja di Indonesia/PGI (Musik) Desa Tegal Arum, Kec. Rimbo Bujang. Selain itu juga, 40 Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan Padat Karya lainnya juga dibawa untuk masyarkat Kabupaten Tebo dengan nai sekitar Rp 1 Milyar rupiah.
“Dengan adanya BLK Komunitas tersebut, kita berharap mutu pelatihan bisa lebih ditingkatkan lagi dan peningkatan SDM di Kabupaten Tebo lebih efektif, juga tersedia tenaga kerja yang terampil dan berkualitas, Terima kasih kepada Ibu Hj. Saniatul Lativa , SE, MM atas perjuangannya menghadirkan BLK di provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Tebo,” kata Nurhasanah, Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja Tebo.
Sebagian bukti perjuangan dan kecintaan Hj. Saniatul Lativa bagi kemajuan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Tebo hingga saat ini dapat dinikmati masyarakat Tebo.(metrojambi.com)