Kabar Golkar

Bukti Perjuangan Saniatul Lativa di Senayan, Ratusan Miliar Mengalir untuk Kabupaten Tebo

Oleh · · Kabar Parlemen

Bukti Perjuangan Saniatul Lativa di Senayan, Ratusan Miliar Mengalir untuk Kabupaten Tebo
Bukti Perjuangan Saniatul Lativa di Senayan, Ratusan Miliar Mengalir untuk Kabupaten Tebo

Begitu pula Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah rumah sebanyak 6.000 unit dengan anggaran sekitar Rp 120 miliar bagi masyarkat Provinsi Jambi, dan 4.000 diantaranya untuk Kabupaten Tebo.

Srikandi Senayan asal Jambi ini pada tahun 2018 juga telah berhasil menyalurkan Program Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) senilai Rp 33,5 miliar yang dibagikan untuk 175 kelompok tani di Provinsi Jambi dan 84 diantaranya ialah Kelompok Tani di Kabupaten Tebl, program tersebut dikelola langsung secara swadaya oleh para kelompok tani.

Begitu juga dengan program BUMDes dengan nilai Rp 2,5 miliar untuk yang diberikan bagi 50 BUMDes yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Jambi. Selain itu Embung senilai Rp 540 Juta rupiah juga disalurkan bagi petani Jambi. Semuaya itu dilakukan isteri Bupati Kabupaten Tebo semata hanya ingin melihat para petani di Kabupaten tebo bisa lebih maju dan sejahtera.

Selain itu juga, Saniatul yang juga Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi jambi ini juga berhasil membawa bantuan satu Gedung Rusunawa bagi RSUD Sultan Thaha Saifuddin Kabupaten Tebo senilai Rp 12 miliar.

Kemudian, 5 jembatan gantung senilai Rp 10 miliar juga berhasil diperjuangkan untuk Kabupaten Tebo yaitu Desa Sepakat bersatu, Teluk Kayu Putih, Olak kemang, Tanah Garo, dan Desa Muara Ketalo. Lalu, pembangunan 2 unit turap yaitu turap Muaratebo senilai Rp 30 miliar dan turap di Desa Macang Gedang Senilai Rp 34 miliar, serta 1 Unit Bus Sekolah merupakan hasil perjuangan Hj. Saniatul Lativa untuk Kabupaten Tebo.

Bukti kecintaan Hj. Saniatul Lativa untuk Kabupaten Tebo yang paling jelas terlihat yaitu perjuangannya untuk pembangunan jalan dua jalur Kota Muaratebo yang telah dimulai sejak tahun 2018 lalu hingga saat ini, bahkan pada tahun 2022 dari APBN akan kembali dilanjutkan Pembangunannya sepanjang 3 Km, yang sebelumnya juga telah berhasil dibangun pada tahun 2018 sebesar Rp 20 miliar, 2019 sebesar Rp 38 miliar, dan 2020 sebesar Rp 18, 5 miliar.