Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Dua Legislator Golkar asal Jabar ini Kemukakan Pendapatnya soal Koleganya di DPR, Arteria Dahlan
  Nyoman Suardhika   22 Januari 2022
Credit Photo / Times Indonesia

Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dedi Mulyani mengaku kecewa berat atas ucapan dan pernyataan anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan, lantaran menyinggung bahasa Sunda.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi ini menegaskan, dirinya adalah anak keturunan asli tanah Sunda dan telah berkontribusi banyak untuk suku Sunda.

Wakil Ketua Komisi IV DPR ini lantar melontarkan protesnnya melalui akun Twitter pribadinya kepada Arteria Dahlan, menggunakan bahada Sunda.

“Kang Arteria Dahlan ulah sok aya-aya wae atuh (jangan mengada-mengada saja),” kata Dedi Mulyadi dikutip dari akun Twitter pribadinya @DediMulyadi71, Jumat (21/1/2022).


Hal sedana juga sempat diutarakan oleh Plt Ketua DPD Golkar Jawa Barat (Jabar) Ace Hasan Syadzily.

Ace menegaskan, permintaan maaf anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan, tidak cukup untuk suku Sunda.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini mengatakan, pernyataan Arteria yang meminta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mencopot kepala kejaksaan tinggi (kajati) yang berbahasa Sunda dalam sebuah rapat, sudah menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat Sunda.

"Sekalipun Arteria telah meminta maaf kepada masyarakat Sunda, saya yakin masyarakat Sunda akan memaafkan. Namun tak cukup hanya itu, sebagai tokoh politik yang dikenal luas dengan pernyataannya menimbulkan kekecewaan masyarakat Sunda," kata Ace dalam keterangan persnya, Jumat (21/1/2022).

Ketua DPP Partai Golkar ini merasa pernyataan Arteria yang meminta Burhanuddin mencopot oknum kajati karena berbahasa Sunda dalam sebuah rapat, berlebihan.

Oleh sebab itu, timses pemenangan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024 ini menuturkan, pernyataan itu tidak mencerminkan sikap nasionalis yang menghargai keragaman suku dan bahasa yang dimiliki Indonesia.

"Pernyataan Arteria ini menurut saya lebay. Pernyataannya sebetulnya tidak mencerminkan sikap seorang nasionalis yang menghargai keragaman suku dan bahasa yang dimiliki bangsa kita," tegasnya.

Tak sampai disitu, Ace mengaku heran dengan permintaan Arteria kepada Burhanuddin, saat di dalam rapat waktu lalu.

Menurutnya, permintaan itu memperlihatkan inkonsistensi Arteria dalam menghargai masyarakat Sunda yang populasinya terbesar kedua di Indonesia.

"Masa gara-gara orang berbahasa Sunda harus dipecat dari tugasnya dalam mengabdi kepada negara," tutupnya.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.