Kabargolkar.com - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun terus melakukan sosialisasi dan mengajak konstituennya di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), untuk memanfaatkan Quick Response Indonesia Standard (QRIS).
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, aplikasi buatan Bank Indonesia (BI) itu akan memudahkan warga dalam bertransaksi secara aman.
"BI membangun sistem pembayaran digital yang sangat kuat untuk menopang daya dukung teknologi yang memadai supaya sistem keamanannya terjamin," ujar Misbakhun saat menemui konstituennya dalam rangka reses DPR, sekaligus menjadi pembicara Seminar Nasional "Peran Financial Technology bagi Industri Pariwisata" di Dusun Magersari, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, baru-baru ini.
Sekjen DEPINAS SOKSI ini menegaskan, masyarakat yang memanfaatkan QRIS nantinya akan memperoleh banyak keuntungan.
Selain memudahkan transaksi, kata Misbakhun, QRIS juga mementingkan keamanan penggunanya.
"Yang pasti bapak dan ibu sekalian tidak akan kecopetan uang atau dompet. Yang perlu dijaga dan diwaspadai, ya, handphone bapak ibu sekalian, karena semuanya tersimpan di situ, termasuk tabungan QRIS-nya," ungkap Misbakhun.
Wakil rakyat asal Jawa Timur II yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo itu menjelaskan pandemi Covid-19 mengubah banyak perilaku masyarakat, termasuk dalam bertransaksi.
Misbakhun menuturkan, BI mengantisipasi hal itu dengan melakukan digitalisasi.
"Maka dari itu, BI merancang sistem pembayaran digital QRIS ini," kata Misbakhun.
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu menuturkan sistem QRIS sangat membantu para pelaku pariwisata, seperti di Desa Wisata Pleret, Kecamatan Pohjentrek. Di desa itu Dam Pleret yang kini menjadi destinasi penyuka wisata air.
"Saya juga sudah memasukkan sistem QRIS ini di Pasar Besar Kota, Pasar Karang Ketug, dan Pasar Kebon Agung di Kabupaten Pasuruan. Tiga pasar itu jadi percontohan sistem QRIS di daerah ini," tutup Misbakhun.