Dengan kejadian seperti ini, pemerintah kata anggota Komisi VII DPR ini, tidak perlu lagi memberikan subsidi minyak goreng sawit. Lebih baik subsidi diberikan untuk energi. Seperti BBM, gas dan lain sebagainya.
"Minyak goreng mahal, tidak masalah mau sampai Rp100.000 juga nggak masalah. Kita nggak usah beli. Lebih baik subsidi diberikan untuk kebutuhan energi. Karena minyak goreng tidak masuk kebutuhan pokok. Kita masih bisa hidup tanpa minyak goreng," pungkasnya.